Skip to content

Kolaborasi Rasa : Putih Abu-Abu Bersenyawa Dengan Rindu

22/09/2016

Ada kondisi terkadang membawa kita kembali ke rasa masa putih abu-abu. Masa mulai mencari jati diri, perhatian, sahabat sejati, bahkan sebagian orang menjadikannya sebagai ajang mencari pacar. Namun dibalik itu ada juga yang merasa malu karena kekonyolan yang dilakukan dan mewajibkan ia harus pulang setelah sekolah sepi. Sekarang tinggal bertanya, Anda berada pada hal yang mana? Baca selanjutnya…

Hidup Seperti Mengayuh Sepeda

20/06/2016

“Aku berdiri di salah satu sudut jalan, menatap lekat sebuah Masjid. Menanti hal unik yang tak ingin aku lewatkan. Sesaat terdengar kumandang Azan Magrib, suatu panggilan hati nurani tanpa paksaan, membawaku pada sebuah senyum tentang kebesaran Tuhan. Memberiku berkah pengayuh sepeda, sebagai renungan kalau hidup seperti mengayuh sepeda, menjaga keseimbangan dengan terus bergerak.”

Setidaknya itulah yang terlitas dipikiran saya, saat hunting foto Masjid Baitul Muhtarifin Polres Jembrana yang terletak di Jalan Pahlawan, Negara, Jembrana, Bali, Senin (20/6). Dan saya harus menentukan waktu yang tepat, jika tidak ingin ditabrak kendaraan😆

“Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog theordinarytrainer.com”

01 FB 2 IMG_1446

LombaFotoTheordinarytrainer-300x144

“Melati,” Kesederhanaan Yang Luar Biasa

14/02/2016
tags: ,

Setiap orang tentu mempunyai sebutan nama untuk orang yang sangat mereka sayangi, tak terkecuali saya. Beberapa sahabat blogger, kalau saya mengatakan “Melati”, mereka sudah mengerti siapa orang yang saya maksudkan. Lalu kenapa harus Melati? Alasannya akan saya buka pada cerita berikut ini. Baca selanjutnya…

Pesona Blimbingsari Dan Palasari

26/12/2015

Kembali saya bercerita tentang Desa Blimbingsari. Desa Blimbingsari membawa pesona tersendiri di Kabupaten Jembrana. Selain dikenal sebagai Desa Wisata, perayaan keagamaan dari umat Nasrani di desa ini masih lekat dengan budaya bali (adanya penjor dan umbul-umbul). Penjor-penjor berdiri dengan indah di area Gereja, begitu juga di depan rumah warga yang beragama Nasrani. Semuanya memasang penjor dan umbul-umbul. Baca selanjutnya…

Renungan Malam

21/12/2015

Malam belumlah terlalu larut, ada sesuatu yang mengusik hati, membuat resah lalu mengajakku merenung. Merenung kepada kumpulan peristiwa yang dialami oleh anak manusia. Perjalanan demi perjalan telah dilalui dengan pemahaman diri sendiri. Tetapi itulah hidup, tempat dimana kita mematangkan diri dengan kesadaran yang benar. Baca selanjutnya…

Pencak Silat Dalam Dunia Modern

25/07/2015

Sebagai warisan budaya bangsa yang mempunyai nilai seni tradisional, Pencak Silat juga mempunyai empat aspek utama seperti (1) Aspek mental spiritual, (2) Seni, (3) Beladiri, dan (4) Olahraga. Baca selanjutnya…

Bahagia Itu Kamu, Maya

22/04/2015
tags: ,

Pagi menyapaku dengan penuh hangat. Kicau burung bersimfoni dengan datangnya sang fajar. Perlahan kupejamkan mata dan kurentangkan tangan. Tenang. Sejuk. Itulah yang kurasa. “Selamat pagi sang Surya, pagi ini aku tidak memotretmu, aku tunggu saat engkau naik ke peraduan malam,” bisikku. Baca selanjutnya…