Wisata Spiritual, Pura Luhur Batukaru

Setelah keseharian dipadati dengan begitu banyak aktivitas, kali ini saya menyempatkan diri untuk berwisata spiritual. Pura Luhur Batukaru. Pura yang terletak di kaki Gunung Batukaru bagian selatan, Desa Wongaya Gede, Kec. Penebel, Kab.Tabanan menjadi pilihan saya untuk dikunjungi, Jumat (07/04/2017).

Puru Luhur Batrukaru dipercaya sebagai tempat memuja Tuhan dalam manefestasi-NYA sebagai Dewa Maha Dewa. Dewa yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan melalui air.Ada beberapa lokasi yang dikunjungi ketika hendak berwisata spiritual di Pura Luhur Batukaru, diantaranya adalah :

  1. Pura Beji. Pura ini terletak di tenggara Pura Luhur Batukaru. Di pura ini terdapat beberapa air mancur, yang berfungsi pembersihan jasmani dengan jalan, berkumur, cuci muka, dan menyiram kaki. Selanjutnya menuju tempat persembahyangan Pura Beji, sebagai syarat pembersihan jasmani dan rohani.
  2. Pura Utama (Luhur Batukaru). Setelah kegiatan di Pura Beji Selesai, dilanjutkan ke lokasi utama, Pura Luhur Barukaru. Jika ingin melakukan meditasi, lokasi ini sangat tepat sekali untuk memperoleh kedamaian rohani
  3. Pura Dalem Kahyangan. Selesai dari Pura Luhur Batukaru (pura utama), jika ingin menambah ketenangan bathin, kita bisa melakukan ritual spiritual di Pura Dalem Kahyangan. Pura ini terletak di barat daya pura utama namun masih dalam area Pura Batukaru.

Situasi di Pura Luhur Batukaru, sambil nunggu giliran saya jepret, yang jelas HP saya sudah off 🙂

Di Pura Batukaru, ada beberapa pantangan yang tidak boleh dilanggar, salah satunya adalah anak kecil yang belum meketus (giginya belum pernah tanggal) dilarang untuk masuk. Alasan atau sumber tertulis tentang pantangan ini memang tidak ada, namun masyarakat setempat sangat percaya dan tidak berani untuk melanggarnya.

Besar kemungkinan hal ini ada kaitannya tentang kekhusukan saat melakukan persembahyangan, agar tidak terganggu dengan suara tangis anak kecil yang dapat membuyarkan konsentrasi. Saya logikakan demikian, karena dilokasi pura banyak terdapat himbauan berupa tulisan-tulisan untuk mematikan alat komunikasi (handphone), konsentrasi dan keheningan sangat diperlukan sekali.

Terlepas dari itu semua, yang jelas bagi saya wisata spiritual adalah rekreasi jiwa yang bertujuan untuk kebahagiaan dan kedamaian hidup dengan menghargai tradisi budaya lokal, mencintai alam dan lingkungannya.

Nah bagi sahabat yang mempunyai kegemaran melakukan meditasi, Pura Batukaru adalah salah satu tempat yang memberikan nuansa tersendiri bagi kebahagiaan tersebut.

Gerbang Utama Pura Batukaru, Salam 🙂

Iklan