“Melati,” Kesederhanaan Yang Luar Biasa

14/02/2016 7 komentar

Setiap orang tentu mempunyai sebutan nama untuk orang yang sangat mereka sayangi, tak terkecuali saya. Beberapa sahabat blogger, kalau saya mengatakan “Melati”, mereka sudah mengerti siapa orang yang saya maksudkan. Lalu kenapa harus Melati? Alasannya akan saya buka pada cerita berikut ini. Baca selanjutnya…

Iklan
Kategori:Kisah Tag:,

Pesona Blimbingsari Dan Palasari

26/12/2015 14 komentar

Kembali saya bercerita tentang Desa Blimbingsari. Desa Blimbingsari membawa pesona tersendiri di Kabupaten Jembrana. Selain dikenal sebagai Desa Wisata, perayaan keagamaan dari umat Nasrani di desa ini masih lekat dengan budaya bali (adanya penjor dan umbul-umbul). Penjor-penjor berdiri dengan indah di area Gereja, begitu juga di depan rumah warga yang beragama Nasrani. Semuanya memasang penjor dan umbul-umbul. Baca selanjutnya…

Renungan Malam

21/12/2015 5 komentar

Malam belumlah terlalu larut, ada sesuatu yang mengusik hati, membuat resah lalu mengajakku merenung. Merenung kepada kumpulan peristiwa yang dialami oleh anak manusia. Perjalanan demi perjalan telah dilalui dengan pemahaman diri sendiri. Tetapi itulah hidup, tempat dimana kita mematangkan diri dengan kesadaran yang benar. Baca selanjutnya…

Pencak Silat Dalam Dunia Modern

25/07/2015 17 komentar

Sebagai warisan budaya bangsa yang mempunyai nilai seni tradisional, Pencak Silat juga mempunyai empat aspek utama seperti (1) Aspek mental spiritual, (2) Seni, (3) Beladiri, dan (4) Olahraga. Baca selanjutnya…

Bahagia Itu Kamu, Maya

22/04/2015 5 komentar

Pagi menyapaku dengan penuh hangat. Kicau burung bersimfoni dengan datangnya sang fajar. Perlahan kupejamkan mata dan kurentangkan tangan. Tenang. Sejuk. Itulah yang kurasa. “Selamat pagi sang Surya, pagi ini aku tidak memotretmu, aku tunggu saat engkau naik ke peraduan malam,” bisikku. Baca selanjutnya…

Kategori:Flash Fiction Tag:,

Ngaben Di Tanah Sumba Timur

29/03/2015 12 komentar

Ngaben merupakan salah satu rangkaian upacara Pitra Yadnya bagi orang yang sudah meninggal yang dilaksanakan oleh umat Hindu dalam kewajibannya terhadap leluhur, melalui proses pembakaran jenasah sebagai bentuk penyucuian badan kasar dan penyucian atma (roh) fase pertama. Baca selanjutnya…