Skip to content

8 Manfaat Belajar Beladiri Bagi Anak

16/03/2017

Kembali saya menuliskan tentang belajar beladiri. Berbagai berita tindak kekerasan membuat kita tidak nyaman, apalagi kekerasan yang menyangkut anak-anak. Sebagai orang tua kita merasa cemas. Sehingga menjadi suatu keharusan untuk menjadikan anak itu kuat dan tangguh. Lalau bagaimana caranya? Berikanlah kesempatan kepada anak untuk belajar beladiri.

Seperti pada tulisan saya terdahulu, belajar beladiri tidak sekedar pukul atau tendang, namun banyak manfaat yang anak dapatkan dengan belajar beladiri, seperti :

  1. Tubuh menjadi sehat dan bugar. Dengan berlatih beladiri secara teratur akan menjaga kondisi fisik tetap sehat, bugar dan mempunyai kemampuan motorik yang bagus.
  2. Melatih Disiplin. Salah satu modal utama dalam meraih kesuksesan adalah disiplin. Dalam belajar beladiri, disiplin senantiasa ditularkan oleh pelatih. Mulai dari cara duduk, berbicara, hingga melakukan suatu gerakan tehnik beladiri.
  3. Meningkatkan Konsentrasi. Mumasatkan perhatian terhadap instuksi pelatih sangatlah penting dalam belajar beladiri. Hal ini dapat menentukan benar atau salah tehnik yang dilakukan. Secara tidak langsung hal ini mempengaruhi keseharian anak dalam berkonsentrasi terhadap kegiatan yang lain.
  4. Meningkatkan Kewaspadaan. Dalam belajar beladiri, anak akan dilatih untuk selalu tenang dan waspada dengan serangan yang datang, berpikir cepat sampai pada proses menganalisa situasi. Sehingga dengan demikian anak-anak akan lebih tanggap terhadap situasi sulit yang dihadapinya nanti.
  5. Membentuk mental yang kuat. Anak yang belajar beladiri akan dilatih bagaimana cara menempatkan dan menerima serangan. Dalam proses belajar beladiri, terkena serangan adalah bagian dari melatih mental si anak. Belajar menerima resiko, merasakan serangan lawan, dan akhirnya berjuang untuk mengalahkan lawan.
  6. Berani dan percaya diri. Berpengalaman dari diri saya sendiri, sewaktu SD dengan memiliki fisik kecil, seringkali menjadi sasaran kejahilan oleh teman-teman. Hal ini menimbulkan suatu perilaku malas untuk bermain ke luar kelas. Namun setelah mempelajari beladiri, keberanian dan kepercayaan diri saya tumbuh. Berani untuk menghadapi situasi dan percaya dengan kemampuan sendiri.
  7. Melatih bersosialisasi dan rasa kekeluargaan. Saat anak belajar beladiri, mereka akan bertemu dan menjadi lawan tanding dari berbagai macam karakter. Serta mereka dituntut untuk selalu berinteraksi. Diarahkan mau menerima kekurangan dan kelebihan satu dengan yang lain. Hal ini akan menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara meraka.
  8. Membentuk karakter berbudi luhur. Pada dasarnya semua aliran beladiri membentuk manusia untuk menghargai dan menghormati orang lain serta berprilaku yang terpuji. Seorang pelatih yang baik akan selalu menanamkan nilai-nilai kebaikan bagi anak didiknya, seperti bagaimana mengendalikan emosi atau perasaan, cara berbahasa yang baik, berprilaku yang terpuji dan diteladani orang lain serta memberikan bimbingan spiritual dengan baik dan benar.

Selain manfaat tersebut, perlu juga kita memperhatikan beladiri yang tepat bagi anak. Dan kalau ada pelatih yang tidak mengajarkan seperti pada poin 8 (delapan), sebaiknya anak Anda tidak usah belajar di sana. Beladiri apapun yang kita pilih, tentunya itu adalah panggilan hati. Mau nonton latihan anak saya? silahkan luangkan waktu berkunjug ke Sini.

Iklan
One Comment leave one →
  1. dey permalink
    18/03/2017 6:55 pm

    Bergurunya sama Bli aja ya, nungguin ketemu lagi .. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: