Kopdar: Senyum Dalam Guyuran Hujan

Banyak kisah yang menarik untuk kita ceritakan dari suatu pertemuan yang mengesankan. Seperti pertemuan dengan teman blogger misalnya. Atau lebih populer dengan sebutan Kopdar (Kopi Darat). Meskipun sudah akrab di medsos (media sosial), keceriaan Kopdar tetap membawa kesan tersendiri.

Sabtu, 29 Nopember 2014 sekira pukul 19:45 wita, keluarga blogger dari Parongpong, Bandung tiba di Bandara Ngurah Rai. Sementara pada jam yang sama keluarga blogger dari Jember juga tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Dan kedua keluarga ini hendak kopdar di rumah kami (Jembrana).

Sesuai kesepakatan, saya menjemput keluarga Parongpong terlebih dahulu. Sementara keluarga Jember mengikuti petunjuk yang sudah saya paparkan kepada mereka. Hihihi maaf buat Rz Hakim dan Prit, mungkin ini pertama kalinya kalian naik mobil ITU 😆

Hal hasil, jadilah kedua keluarga ini TTM, “Tamu Tengah Malam” 😆 Lelah, mengantuk ditambah hujan yang mengguyur, tidak menjadi masalah buat kami berbagi cerita, hingga tanpa disadari waktu menunjukkan pukul 03:00 wita.

Minggu, 30 Nopember 2014, acara berlanjut keliling kota Negara. Cuaca mendung tidak menyurutkan niat kami untuk sekedar mencari tempat untuk berfoto. Pasang gaya ini itu dan Klik. Hasil jepretanpun menjadi nilai historis.

Hari Senin, 1 Desember 2014, kedua keluarga blogger bergegas pulang. Kami mengantarkan keluarga Jember ke pelabuhan Gilimanuk terlebih dahulu. Seperti biasa, ajang foto tetap dilaksanakan, dan lokasi yang menjadi pilihan adalah “Teluk Karang Sewu.” Setelah cukup puas, merekapun berangkat menuju Ketapang (Banyuwangi), sementara kami melanjutkan perjalanan ke arah Denpasar, mengantar keluarga Parongpong.

Dan begitulah. Ada pertemuan adapula perpisahan, mungkin inilah cara Tuhan mengingatkan kita untuk senantiasa bersyukur dan tidak lupa diri. Terima kasih atas kunjungan balasannya, dan mohon maaf apabila ada tutur kata serta prilaku kami yang kurang berkenan sebagai tuan rumah.

000 Kolase FB

Iklan