Trip To The West II : Jakarta-Bogor

Setelah Serpong-Bandung, kali ini kisah saya lanjutkan ke Jakarta-Bogor. Sabtu (30/8) pkl 06:00 Wib Saya berangkat dari Serpong menuju kota Tua dengan seorang sahabat. Beliau seorang blogger sekaligus fotografer, dan saya biasa memanggilnya dengan sebutan OM KRISHNA.

Kurang lebih 15 menit memasuki jalan Tol, perjalanan kami terhenti. Ternyata ban kendaraan kami pecah. Sambil menunggu kang Sopir mengganti ban, saya memotret sun rise yang memang sangat menggoda.

001 FB IMG_6637

Sunrise Kota Tangerang

Perjalanan dilanjutkan ke pelabuhan Sunda Kelapa. Niatnya sih mau motret HI (human interst), berhubung para pekerja masih duduk ngopi dan tidak melakukan aktifitas, kami memutuskan mengarah ke Kota Tua Jakarta yang juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama.

Kota yang dijuluki “Permata Asia dan Mutiara Dari Timur” pada abad ke-16 serta dianggap sebagai pusat perdagangan benua Asia, mempunyai sejarah yang cukup panjang. Selain tempatnya strategis, sumber dayapun sangat melimpah. Saat ini Kota Tua menjadi salah satu obyek wisata sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan.

Setelah mengabadikan beberapa lokasi di sekitaran Kota Tua (Jembatan Kota Intan dan Museum Wayang), Om Krish mengajak saya pergi ke Monas. Tidaklah lengkap kalau ke Jakarta tanpa foto di monas 😆 setelah puas foto-foto akhinya menikmati “Kerak Telor” dan “Selendang Mayang” sajian khas Betawi (jangan sampai punah).

Langkah berikutnya menuju Museum Taman Prasasti. Cagar budaya peninggalan jaman Belanda ini terletak di Jalan Tanah Abang Jakarta. Di Museum Taman Prasasti ini banyak terdapat makam para tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia dengan nisan melambangkang karya seni masa lampau yang luar biasa. Penjelasan-penjelasan singkatpun disampaikan oleh Om Krish mengenai sejarah Taman Prasasti, hingga kami kebingungan mencari makam Soe Hok Gie, aktivis pergerakan mahasiswa pada tahun 1960-an.

Waktu makan siang, kamipun melanjutkan perjalanan menuju kota Bogor dan istirahat di salah satu hotel. Minggu (31/8) pukul 07:00 Wib, kami menuju Kebun Raya Bagor. Museum Zologi menjadi obyek pertama sasaran kamera kami. Setelah mengeksplore habis-habisan di museum, kami memutuskan untuk mengelilingi Kebun Raya Bogor, hingga akhirnya kami istirahat di Taman Anggrek.

Kemurahan hati Kel. Om Kris patut diajungi jempol. Istri dan kedua anak gadisnya begitu ramah, padahal kami baru bertemu sekali. Terima kasih OM. Salam buat keluarga dan sukses untuk semuanya.

Foto bareng..di Jepret sama bidadarinya Om Krish :)

Foto bareng..di Jepret sama bidadarinya Om Krish 🙂

Bahagia itu sederhana, tidak perlu seberapa besar hasil yang didapatkan, kecil asal ia stabil dan dinamis.

Iklan