Perjalanan Ke Pura Pusering Jagat

Dalam suatu pengelanaan spiritual, saya berkesempatan mampir di rumah Bli Wayan, Tabanan, Sabtu (5/7). Menginap satu malam sambil menikmati sajian seni budaya tarian barong, yang kebetulan dipertunjukkan pada acara piodalan di Pura Saren Gong, Kerambitan, menambah seteguk pembelajaran tentang arti kehidupan.

Keesokan harinya (6/7) saya dan Bli Wayan melanjutkan perjalanan menuju Pura Pusering Jagat. Salah satu pura di Bali yang diyakini sebagai pusat semesta tempat bersemayamnya (sthana) Dewa Siwa.

Dalam suasana hening dan damai, ada kesadaran realitas yang saya alami. Semakin banyak kita untuk belajar, teramat sedikit yang kita mengerti tentang kehidupan itu sendiri. Alih-alih ingin menguasai samudra pengetahuan, ternyata ia membentang tanpa batas, dan pengetahuan saya hanya setetes dari samudra itu sendiri.

Rasa dahaga akan suatu pengetahuan seakan tak pernah pudar, bahkan semakin menguat untuk mempelajarinya. Tak heran, saat kita merenung dan menemukan suatu moment kehidupan, tak ubahnya itu adalah pembelajar untuk membuka suatu kesadaran baru. Okelah, biar tidak terlalu serius, saya bagikan saja beberapa foto saat pengelanaan spiritual πŸ™‚

0018 Barong Dance FB IMG_2105

Pertunjukan Tari Barong Di Pura Saren Gong, Kerambitan,Tabanan

001 Gerbang FB IMG_2229

Gerbang Masuk Pura Pusering Jagat, Pejeng, Gianyar

004 FB IMG_2244

Narsis Bersama Bli Wayan, Seorang Ibu dari Solo serta Kadek (anak Bli Wayan)

Iklan