Ngembak Geni

Pada saat hari Raya Nyepi umat Hindu melakukan catur brata penyepian/meditasi (tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bepergian dan tidak mengumbar kesenangan). Keesokan harinya disebut Ngembak Geni. Ngembak sendiri mengandung arti “bebas” dan Geni artinya “api.” Jadi Ngembak Geni jika dirangkai mengandung arti bebas menyalakan api, yang dalam arti luas bebas untuk melakukan aktifitas kembali.

Saat Ngembak Geni, umat Hindu melaksanakan persembahyangan dan memohon kepada Tuhan agar dikehidupan tahun yang baru, alam semesta beserta isinya memperolah kemudahan dan kebaikan. Setelah selesai sembahyang biasanya dilanjutkan dengan kegiatan Dharma Santhi (silaturahmi) dilingkungan teman, keluarga dan tetangga.

Saya sendiri inginnya mengejar sunrise di Karang Sewu, namun karena badan masih lemas sehabis berpuasa, jadi ngak sanggup pergi jauh. Hanya duduk di teras rumah sambil menikmati semangkok bubur buatan Melati dan sedikit jepretan di depan rumah, untuk memenuhi keinginan motret saat awal tahun Saka 1936 🙂

007 FB

Langit awal tahun Saka 1936 di depan rumah

Iklan