Skip to content

Deburan Ombak Dalam Jiwa

23/03/2014

deburan ombak

Tertatih kusisiri pantai mengikuti jejak-jejak tersamar, di antara gelombang riak memecah senyap. Mencari asa yang terdampar terseret arus di tepian pantai. Namun semua hilang. Musnah. Hingga aku terdiam begitu saja.

Haruskah aku bertanya? Sudah. Ya…sudah kucoba bertanya pada riak, pasang, gemuruh dan pada semua yang menemani kesendirianku. Tak satu jawaban kutemukan, semua bermuara pada rasa bertahan. Bertahan untuk mengikis segala yang pernah aku rasa.

Katakanlah semua ini menyulam asa dalam deburan ombak. Namun dalam hembusan doaku senantiasa berharap, berharap tentang semua bahagiamu. Dan akupun tak ingin engkau pergi meninggalkanya. Karena aku sadari, rasa ini berbatas pada keadaan. Keadaan dimana kita berdiri berbatas samudra tak bertepi.

22 Komentar leave one →
  1. 10/05/2014 2:33 pm

    wah, ombaknya keren

  2. 01/04/2014 7:58 pm

    Ombak penyambung rasa….narasi dan foto kereeen pwool Bli, deburnya membasuh luka menyapukan asa baru. Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: