Menangkap Capung

Terkadang anak-anak suka mempermainkan serangga atau binatang. Melempar sarang tawon, membakar rumah semut, menangkap capung, dsbnya. Menangkap capung adalah hal yang paling digemari. Setelah capung tertangkap, ekornya dibebani dengan benang atau sayapnya di potong sehingga tidak bisa terbang jauh.

Seperti ketika melihat capung Bangkok (engkok). Saya tersenyum sendiri, bagaimana ketika masih anak-anak, saya begitu kejam mempermainkan capung jenis ini. Bosan dengan ekornya diikat tali, giliran sayapnya dicukur. Sudah puas, saya buang begitu saja. Dan capung itu mati.

Hal ini mungkin didorong oleh keasyikan untuk berburu dan bersenang-senang di usia anak-anak. Lalu bagaimana dengan para sahabat? Apa pernah memiliki pengalaman yang sama? Jika pernah, tidak perlu kita tularkan kepada anak, cukup kita kenang saja πŸ˜†

004 FB IMG_4241

Capung Bangkok, mendingan saya tangkap dengan kamera saja πŸ™‚

Iklan