Biru Yang Merindu

001 Tunjung FB IMG_4322

Apakah aku egois? Tidakkah aku berlebihan? Biru tak bergeming, ia resah dengan keputusan. Semuanya terlihat begitu sederhana. Namun kesederhanaan telah membuat gumpalan air yang telah mengering di tepi penglihatan Biru. Mengaburkan. Dan saat rindu merajah, Biru terduduk, mendesah dengan senyum penuh luka.

Iklan

13 pemikiran pada “Biru Yang Merindu

  1. “Dan saat rindu merajah, Biru terduduk, mendesah dengan senyum penuh luka.” <– aah… dan maaf, bagiku ini bukan biru, ini ungu yang lain, hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s