Beranda > Kisah > Aroma Pagi Kota Kecilku

Aroma Pagi Kota Kecilku

Pagi ini, untuk kesekian kalinya aku masih diberi kesempatan menikmati aroma kota kecilku. Kota yang bertahun-tahun memberikan kehangatan saat aku membuka mata. Dan kota tempatku mengeja huruf demi huruf hingga aku bisa mengucapkan kalimat I Love You.

Seperti biasa, para pedagang yang berkolaborasi dengan para pembeli di pasar tradisional, mengawali menghangatkanmu, menyambut mentari untuk terus tumbuh dan berkembang. Menyajikan aneka macam kebutuhan pokok, demi kelangsungan hidup warga.

001 FB IMG_2638

Aktivitas di pasar tradisional

Denyut nadimu kian terpacu, seiring dengan semangat pagi para pengguna seragam. Anak-anak sekolah, PNS dan Karyawan Swasta serta suara sempritan pak Polisi yang bertugas di jalan raya memberi warna pagi di kota kecilku.

002 FB IMG_2662

Aktivitas pelajar menuju sekolah

001 FB IMG_3560

Pak Polisi membantu menyebrangkan anak-anak sekolah

Langit semakin terang. Untuk sementara aku cukupkan menghirup aroma pagi kota kecilku hari ini. “Jembrana, meskipun ada beberapa perubahan dari cara berpakaian dan berjalanmu, namun pesonamu tetap sama, semoga demikian selamanya,” harapku.

Iklan
Kategori:Kisah Tag:,
  1. 24/01/2014 pukul 3:17 pm

    Senang rasanya lihat foto yang terakhir itu, Bli. Polisi betul-betul sahabat anak-anak

  2. 18/01/2014 pukul 9:32 pm

    Pak Polisi yang baik hati.Pasti dikenang oleh anak anak..

  3. 17/01/2014 pukul 11:10 am

    Rahajeng semeng Bli, suksma Bli Polisi penata penjaminan keamanan wilayah nikmatnya aroma pagi Jembrana. Salam

  4. 15/01/2014 pukul 7:26 pm

    Sayurannya segeer2. Anak2 sekolah juga masih pada segeer2 tuh. Tapi, kalau yang moto masih aseeem. Belum mandi udah keluar rumah ajaah, jepret2. Hahahaha

    • 15/01/2014 pukul 8:58 pm

      hihihihi makanya ada kalimat terakhir karena udah siang pulang mandi hahhahahahahahh tau aja adik satu ini, kalau omnya belum mandi 😦

  5. 15/01/2014 pukul 2:29 pm

    suka banget foto pak polisi…
    jadi adem

  6. 15/01/2014 pukul 1:46 pm

    ternyata disana juga sama ya Bli, anak-anak sekolah pergi naik motor juga. Tapi kok gak pakai helm ya 🙂

    • dey
      15/01/2014 pukul 3:40 pm

      Pertanyaan yg sama, kok boleh gak pake helm. Polisi di sana baik2 ya Bli 😀

      • 15/01/2014 pukul 8:55 pm

        hihihi memang saya kira dimana-mana anak sekolah kebanyakan pada pakai motor (dilema), di tempat saya angkot pengantar anak-anak ke sekolah tidak ada, pengaruh banyak yang sudah punya motor…unt anak sekolah setingkat SMU, di sini masih ditolerir yang penting mereka menggunakan standard kendaraannya, hanya saja ketika ada kegiatan operasi lalu lintas mereka tetap ditindak, dan tetap dihimbau ke sekolah-sekolah agar jangan menggunakan sepeda motor jika belum memiliki SIM. Dan himbauan juga disampaikan kepada orang tua siswa melalu surat.

        Untuk yang ngak pakai helm, di sini ada kebijakan pemerintah bagi mereka yang menggunakan jilbab diijinkan tidak memakai helm dengan radius 2 Km, Namun untuk safety riding petugas sering juga menghimbau, meskipun menggunakan jilbab alangkah lebih aman jika tetap menggunakan helm, itu demi keselamatan

        Demikian mbak..mbakku yang cantik 🙂

        • dey
          15/01/2014 pukul 9:54 pm

          petugas ya pak, bisa detail gini ngasih penjelasan 😀

        • 15/01/2014 pukul 10:33 pm

          hihihihi ngak mbak…cuman ikut ambil bagian di forum lalu lintas di kampungku 😉

        • 17/01/2014 pukul 1:02 pm

          wah ternyata sudah ada jawaban dari yang berwenang nih hehehe. Tapi jangan tilang saya ya, saya juga gak pakai helm Bli kalau di dalam kompleks jemput sekolah cuma 1 KM kok bener gak lebih hehehe

        • 17/01/2014 pukul 1:06 pm

          Kwkwkwkwkwkwkwkwkw ngak paling aku fotoin trus aku sambangin….liatin fotonya trussss…duduk minta kopi hihihiiiii

      • dey
        16/01/2014 pukul 1:57 pm

        oooo.. semacam hansip gitu ya … 😉

        • 16/01/2014 pukul 2:10 pm

          Bukan mbak…Pecalang 😆

  7. 15/01/2014 pukul 11:58 am

    Bli, apa kabar?
    Suka deh sama foto2nya. Semakin hari semakin ciamik 🙂

    • 15/01/2014 pukul 8:45 pm

      Aih..aih..aih..si centil nich..tumben nongol ke rumah abangnya…hadehhhhh..kabar baik pit…nah..nah..nah..muji nich..pasti ada maunya hihihii..nanti tak foto ikan goreng dan sambal buatanmu hahahaha

      • 15/01/2014 pukul 11:06 pm

        Kangen kopdar ya Bli. Pasti kangen sambel sama sayur asemku,hahahah

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: