Aroma Pagi Kota Kecilku

Pagi ini, untuk kesekian kalinya aku masih diberi kesempatan menikmati aroma kota kecilku. Kota yang bertahun-tahun memberikan kehangatan saat aku membuka mata. Dan kota tempatku mengeja huruf demi huruf hingga aku bisa mengucapkan kalimat I Love You.

Seperti biasa, para pedagang yang berkolaborasi dengan para pembeli di pasar tradisional, mengawali menghangatkanmu, menyambut mentari untuk terus tumbuh dan berkembang. Menyajikan aneka macam kebutuhan pokok, demi kelangsungan hidup warga.

001 FB IMG_2638

Aktivitas di pasar tradisional

Denyut nadimu kian terpacu, seiring dengan semangat pagi para pengguna seragam. Anak-anak sekolah, PNS dan Karyawan Swasta serta suara sempritan pak Polisi yang bertugas di jalan raya memberi warna pagi di kota kecilku.

002 FB IMG_2662

Aktivitas pelajar menuju sekolah

001 FB IMG_3560

Pak Polisi membantu menyebrangkan anak-anak sekolah

Langit semakin terang. Untuk sementara aku cukupkan menghirup aroma pagi kota kecilku hari ini. “Jembrana, meskipun ada beberapa perubahan dari cara berpakaian dan berjalanmu, namun pesonamu tetap sama, semoga demikian selamanya,” harapku.

Iklan

20 pemikiran pada “Aroma Pagi Kota Kecilku

  1. Sayurannya segeer2. Anak2 sekolah juga masih pada segeer2 tuh. Tapi, kalau yang moto masih aseeem. Belum mandi udah keluar rumah ajaah, jepret2. Hahahaha

      • hihihi memang saya kira dimana-mana anak sekolah kebanyakan pada pakai motor (dilema), di tempat saya angkot pengantar anak-anak ke sekolah tidak ada, pengaruh banyak yang sudah punya motor…unt anak sekolah setingkat SMU, di sini masih ditolerir yang penting mereka menggunakan standard kendaraannya, hanya saja ketika ada kegiatan operasi lalu lintas mereka tetap ditindak, dan tetap dihimbau ke sekolah-sekolah agar jangan menggunakan sepeda motor jika belum memiliki SIM. Dan himbauan juga disampaikan kepada orang tua siswa melalu surat.

        Untuk yang ngak pakai helm, di sini ada kebijakan pemerintah bagi mereka yang menggunakan jilbab diijinkan tidak memakai helm dengan radius 2 Km, Namun untuk safety riding petugas sering juga menghimbau, meskipun menggunakan jilbab alangkah lebih aman jika tetap menggunakan helm, itu demi keselamatan

        Demikian mbak..mbakku yang cantik 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s