Romansa Setangkai Bunga

004 BungaFB IMG_2126

Saat kau hadir dalam hidupku dengan benih yang baru, membuat aku terkesima dengan segala keindahan yang ada padamu. Kau tanamkan sebuah rasa yang menumbuhkan bunga kebijaksaan. Kini bunga itu telah mekar dan kaya warna, haruskah kau petik satu persatu? hingga tak sanggup melawan waktu?

Aku harap tidak. Meski musim berganti, bukit itu telah menghijau, biarlah bunga itu tetap mekar bersama canda tawamu. Menyambut pagi mengiringi lembayung senja, apa adanya.

Iklan

15 pemikiran pada “Romansa Setangkai Bunga

  1. kembang kertas ini bli kalau di tempatku.. dulu saya punya banyak sekali..
    kalau kemarau bunganya jelek, kempis..

  2. Kalau foto mah gak usah di komentarin deh, udah jago *terbang deh … 😛

    Ngga ada bunga yang selalu mekar, pasti suatu saat layu, mahkota bunganya akan luruh satu persatu. Bukan berarti sia2, karena akan menjadi humus, menyuburkan tanah hijau, memunculkan kuntum2 baru, mengganti bunga yang lalu.

    Hahahaha, komennya sotoy 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s