Beranda > Informasi > Belajar Beladiri

Belajar Beladiri

“Bu, kenapa anaknya disuruh belajar beladiri? Itu kan mengajarkan kekerasan.” Mendengar kata beladiri, terkadang terbayang dipikiran kita adalah kekerasan yang melibatkan adu fisik. Sehingga tidak salah kalau ucapan-ucapan seperti di atas kerap kali kita dengar ketika berbicara tentang beladiri.

Bagi saya sendiri, olahraga beladiri bukan sekedar adu otot, bukan sekedar ciatt..ciatt..ciatt, bukan pula sekedar tendang sana dan sini. Namun lebih kepada pemahaman konsentrasi, meningkatkan kewaspadaan dan menganalisa situasi sulit.

Lalu bagaimana dengan anak-anak SD yang mau belajar beladiri? Apakah mereka bisa memahaminya? Segala sesuatu tidak ada yang instan, semua berproses dan mengalami jenjang peningkatan.  Pada tingkat anak-anak biasanya lebih fokus kepada  pembentukan kesehatan dan permainan seni dalam beladiri.

Terhadap kemungkinan cidera yang dialami, tentu itu bagian dari sebuah proses juga. Karena dengan berani menerima resiko cidera saat latihan ia akan dapat belajar, merasakan, berubah, dan bertumbuh. Hal inilah yang membentuk mereka menjadi patuh, disiplin dan bertanggung jawab.

Hal yang penting juga adalah peran seorang pelatih untuk mendampingi mereka dalam memberikan teknik yang sesuai dengan usia maupun kondisi fisik anak, serta secara terus menerus menanamkan nilai-nilai kebajikan tentang beladiri. Dan bagi saya beladiri adalah “sesuatu tentang menghargai hidup.” (hidup orang lain maupun hidup diri sendiri).

Iklan
Kategori:Informasi Tag:, ,
  1. 31/12/2013 pukul 10:09 am

    Postingan ini jadi pencerah bahwa beladiri bukan sekedar adu otot, ada olah rasa dan pengembangan keperwiraan di dalamnya. Matur suksma Bli. Kami mengijinkan anak2 mengikutinya tentunya dengan pendampingan pelatih. Salam hangat

  2. Evi
    23/12/2013 pukul 9:51 pm

    Belajar bela diri kan bukan buat gagah2an ya Bli. Judulnya saja untuk beladiri, kalau-kalau ketemu orang jahat..:)

    • 30/12/2013 pukul 7:13 pm

      yayayay….untuk menghargai diri mbak yach 🙂

  3. dey
    23/12/2013 pukul 5:56 pm

    Nungguin Om Budi datang ke Bandung, Fauzan mau minta di ajarin bela diri, hehehe ..

  4. 23/12/2013 pukul 4:21 pm

    Setuju Bli. Justru anak-anak SD inilah yang harus digembleng, tidak hanya fisiknya tetapi juga sifat dan mentalnya, supaya nantinya betul-betul tumbuh menjadi orang yang menghargai hidup

    • 30/12/2013 pukul 7:12 pm

      Lagi proses si Kecil nich om hihihii ingatkan penerus kecil saya wkt OM kerumah 🙂

  1. 01/02/2015 pukul 11:03 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: