Cara Tradisional Masih Diminati Oleh Petani

Seiring dengan perkembangan jaman, penggarapan lahan pertanian sudah banyak menggunakan alat teknologi seperti traktor. Dengan cara ini akan mempengaruhi produktifitas dan efesiansi suatu produk pertanian.

Namun demikian, beberapa tempat di Bali, cara-cara tradisional masih diminati oleh sebagian petani. Mereka masih menggunakan kerbau atau sapi untuk membajak sawah, tanpa menggunakan alat teknologi seperti mesin traktor.

Penggarapan lahan dengan cara tradisional oleh petani mungkin disebabkan oleh beberapa faktor seperti, (1) Petani yang tidak mempunyai dana untuk membeli mesin traktor, (2) Traktor tidak dapat menjangkau petakan sawah yang sempit, (3) Traktor tidak mampu melewati sungai atau daerah berbukit, (4) Petani tidak bisa mengoperasikan mesin traktor.

Mungkinkah cara-cara tradisional akan punah?

003 Nengale FB

Seorang Petani Masih Membajak Sawah Dengan Alat Tradisional

Petani wordpress

Semangat Tradisional

Iklan

13 pemikiran pada “Cara Tradisional Masih Diminati Oleh Petani

  1. Mudah-mudahan cara tradisional seperti ini tidak punah, Bli. Bagaimanapun akan lebih menarik memotret petani membajak sawah dengan sapi atau kerbau dibanding dengan traktor bukan? 🙂

  2. wow .. fotonya cantik sekali bli … aku kemarin sempetnya lihat pas panen ya, kebayang kalau bisa motret pas seperti di atas bli, bakalan nggak pergi pergi dari sawah 😛

    tergantung waktu mungkin ya bli ? 🙄

    • Sebetulnya waktu itu saya malas untuk beranjak mbak..namun teman saya yang hobinya beda..ngajak terus untuk jalan hehehe…bener mbak El menunggu waktu saja mbak yach

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s