Beranda > Kisah > Waktu Luang Untuk Menenun Dan Merajut

Waktu Luang Untuk Menenun Dan Merajut

Ibu rumah tangga yang kreatif, biasanya tidak mau diam saja di rumah menunggu penghasilan setiap bulan yang diberikan oleh suami. Mereka akan berusaha mencari peluang kerja tanpa harus meninggalkan kewajiban utama sebagai seorang istri.

Seperti yang dilakukan oleh beberapa ibu-ibu Bhayangkari yang tergabung dalam kelompok tenun dan merajut “Kusuma Dewata” Kabupaten Jembrana, Bali.  Berbekal keterampilan menenun dan merajut, mereka mampu memberikan sedikit tambahan untuk ekonomi keluarga.

Selain itu, dengan keterampilan menenun, secara tidak langsung mereka telah melestarikan identitas kultural yang diwariskan secara turun temurun. Dan seiring perkembangan jaman, kain tenun dan rajutan bukan sekedar cinderamata saja, tetapi sudah berkembang ke ranah fashion yang berbasis budaya. Sehingga potensi produksi  kerajinan ini akan terus bertahan, karena mempunyai ciri spesifik yang bisa dijual.

000FB2

Ibu-ibu Kelompok “Kusuma Dewata”

000FB3

Salah Satu Penenun Kain Songket

000FB4

Hasil Rajutan Kelompok “Kusuma Dewata”

Iklan
Kategori:Kisah Tag:, ,
  1. 16/09/2013 pukul 2:30 pm

    dimana ini bli?
    belum pernah liat, 🙂

  2. 14/09/2013 pukul 11:03 am

    Hasil tenunan dan rajutan nan indah, berkarya sambil terus melatih jemari dari kaku. Salam

    • 30/09/2013 pukul 1:49 pm

      Ayo mbak balik lagi..nanti tak kasi satu;)

  3. 13/09/2013 pukul 9:44 pm

    Salut sama ibu ibu di atas bli 😛

    fotonya cerah banget 🙂

  4. 13/09/2013 pukul 12:45 pm

    salut deh sama ibu2 ini.

    • 30/09/2013 pukul 1:48 pm

      kayaknya semua ibu2 pasti aktif juga mbak yach

  5. dey
    12/09/2013 pukul 5:45 pm

    yang di sebelah ikutan kelompok ini juga ngga ? Kok ngga ada fotonya 😛

  6. 12/09/2013 pukul 4:32 pm

    Tenunnya cantik2, Bli. . . 🙂

  7. 12/09/2013 pukul 4:56 am

    wah…seru juga ikut kegiatan begini.. Pengen ikut jadi anggota…. sayang bukan istri polisi he he..

    • 30/09/2013 pukul 1:46 pm

      hahahahah gaya gati mbo kadek puk

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: