Skip to content

Pengangon Bebek

03/09/2013

Senja hari, matahari mulai tenggelam malu. Saat keheningan mulai memenuhi relung langit pedesaan, nampak di kejauhan segerombolan bebek berbaris rapi.  Kwek…kwek…kwek suara khasnya saling bersahutan, sementara seorang bapak tua berjalan di belakang sambil membawa galah.

Sederhana memang, hanya berjalan dibelakang dan pegang galah sambil bilang wus..wus..mampu menggiring bebek. Tapi kenyataan tidak sesederhana itu. Dibutuhkan kecakapan untuk mampu mengarahkan arah yang tepat bagi bebek-bebek tersebut.

Dan saya sendiri merasa salut dengan pengangon bebek, dia mampu menggiring bebeknya ketika pergi mencari makan dan pulang kembali ke kandangnya. Bayangkan jika si pengangon tidak cakap, dia pasti dibuat pusing dengan ulah bebek-bebeknya.

Ngangon bebek FBBW

Teman Bermain

Ngangon bebek2FB

Semangat Pengangon

10 Komentar leave one →
  1. 14/09/2013 10:53 am

    Bebekpun berbaris rapi dan tak ada pengangon bebek yang berjalan mendahului bebeknya. Salam

  2. 12/09/2013 5:43 pm

    foto ini udah aku komentarin di FB kan ya ..😀

  3. Energy Giver permalink
    06/09/2013 12:46 am

    Kehidupan Pengangon Bebek adalah kehidupan yang di bangun dalam jangka waktu lama, bertahun-tahun. Kesetiaan, kesabaran, keperdulian, rasa memiliki Pengangon terhadap Bebek2-nya adalah esensi kehidupan Pengangon Bebek.
    Karena esensi itu di lakukan rutin setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, dan dari tahun ke tahun…akhirnya Bebek2 itu bisa manut, gak jalan sendiri2, bisa merubah arah jalan mereka hanya dengan dengar satu kata/suara sign/komando. Bebek2 itu mengenal dengan baik karakter dan jenis instruksi Pengangon, karena sudah berinteraksi dalam waktu lama – teruji membawa Bebek2 itu ke hal2 yang baik, bukan menghancurkan atau mencelakakan…

    Pelajaran kehidupan yang baik dari kehidupan Pengangon Bebek. Terima kasih…

  4. 04/09/2013 3:28 pm

    Ternyata di Bali juga ada angon bebek…
    Kalau di Kendal, pengangon bebek bisa sampai luar kota dengan jarak ratusan kilometer.
    Dia dan bebeknya naik Colt Bak terbuka, di drop lalu ditinggal. Setelah pakan di situ habis, dia dipindah ke kota lain. Demikian sampai berbulan2.
    Kebun mertua saya pernah ditempati pengangon bebek dalam jumlah ribuan. Bayar sewanya nggak pakai IDR tapi pakai telor bebek

    • 11/09/2013 7:39 pm

      Di sini juga ada yang keluar kota pakde…kebetulan yang angon ini..orang sekitar wilayah itu..jadi dekat2 saja..kalau yang keluar kota..udah kapasitasnya bisnis hee kwkwkwkwkwk berapa kilo telornya xixixi

  5. 04/09/2013 12:57 am

    bebek yang selalu antri🙂

  6. 03/09/2013 1:31 pm

    Pemandangan yang selalu mengingatkan jaman aku masih kecil ini Bli. Pas banget fotonya dibuat BW begitu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: