Nimbrung Bareng FLP

“Quo Vadis Penulis Indonesia Di Era Digital.” Tulisan ini menghiasi spanduk yang dibentang oleh anggota FLP (Forum Lingkar Pena) pada Munas ke-3 yang diadakan di Hotel Green Villas-Denpasar, Bali.

Munas kali ini menghadirkan beberapa penulis terkenal seperti, Helvy Tiana Rosa, Habiburrahman El Shirazy, Gola Gong, Oka Rusmini, Izzatul Jannah, Maimon Herawati dan Irfan Hidayatullah.

Saya sendiri tidak menyangka bisa berkumpul di tengah-tengah anggota FLP. Berangkat dari Jembrana dengan menunggang si Vixi menuju Denpasar, target operasinya adalah Bang Aswi. Blogger ganteng mantan pacar Ummi Bindya yang sekarang sudah menjadi suaminya, membawa daya tarik untuk diajak kopdar 😆 Dan berkat Bang Aswi saya diperkenalkan dengan penulis novel Ayat-Ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy, minggu (01/09/2013).  Dengan jurus “Aji Mumpung,” sayapun narsis bareng dengan anggota FLP  di pantai Jerman (Pantai Segara).

Kopdar singkat di lokasi pantai Jerman membawa kesan tersendiri. Obrolan di pantai berlanjut dengan acara coffe morning pada sebuah warung sederhana. Cerita semakin seru dan hangat, namun akhirnya semua harus terhenti oleh waktu. Bang Aswi masih ada acara di hotel dan saya sendiri harus segera balik ke kampung halaman (Jembrana).

Terima kasih banyak untuk kopdar singkat kita. Meskipun singkat, namun memberikan banyak cerita yang pantas untuk dikenang.  Sebagai tuan rumah, saya mohon maaf karena tidak dapat melayani Bang Aswi dengan maksimal. Dan apabila ada tutur kata saya yang kurang berkenan maupun menyinggung perasaan Bang Aswi, mohon dimaafkan. Salam buat keluarga tercinta.

001FB

Nimbrung Dengan Anggota FLP

002FB

Numpang tenar dengan penulis novel Ayat-Ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy

003fb

Edisi Narsis Berdua 🙂

Iklan