Sepenggal Cerita Tentang Kopdar

Kopdar. Bukan barang baru bagi seorang blogger, namun tetap memberikan kesan yang spesial di hati blogger. Pertama kita kenal isi tulisannya, lanjut ke media facebook akhirnya bisa bersilaturahmi secara nyata. Hal ini kadang membuat kita berkata “Ngak nyangka ya.” Itulah yang saya alami ketika bertemu pertama kali dengan dua orang blogger, Mbah Prih dan Tantry Rahayu, Jumat (21/6).

Pertama saya ceritakan pertemuan dangan mbak Prih. Acungkan dua jempol buat mbak Prih yang datang dengan Ibunda tersayang. Rasa ingin tahu mbak Prih luar biasa, sesuai dengan isi tulisan-tulisannya di blog yang lekat dengan data dan fakta. Mohon maaf atas kekurangan saya ketika menjelaskan beberapa hal di areal Pura Rambut Siwi.

Mbak Prih dan Ibu FB

Mbak Prih dan Bunda Tersayang Di Areal Pura Rambut Siwi, Jembrana

Mbak Prih FB

Mbak Prih Di Salah Satu Pura Yang Ada di Pura Luhur Rambut Siwi

Selanjutnya tentang Tantry Rahayu. Gadis Imut ini sangat senang di foto. Meskipun belum mandi, bukan menjadi halangan bagi kami untuk sekedar jeprat jepret di areal Twin Tower Jembrana.

Tantri FB2

Senyum Khas Tantry 🙂

Sebetulnya ada rasa kurang puas juga saat bertemu dengan kedua blogger cantik ini. Singkat. Ya..terlalu singkat. Mbak Prih yang punya agenda penting di Ds. Blimbingsari dan harus tiba sebelum matahari tenggelam, sementara si Imut Tantry persiapan laporan sama si bos 😦

Meskipun demikian, saya tetap menikmati indahnya kopdar dan bersyukur sekali karena telah diberi kesempatan bertemu dengan mbak Prih dan Tantry. Satu hal yang menjadi harapan saya, ketika mbak Prih bilang, “Jangan dihabisin semua Bli, sisakan beberapa kisah, supaya ada rasa penasaran untuk berkunjung kembali.”

Catatan: Mbak Prih dan Tantry, mohon maaf jika pelayanan saya kurang memuaskan, apalagi disambut dengan celana pendek. Jujur saya sulit untuk menggunakan celana panjang 😆

Iklan