Monumen Operasi Lintas Laut, Bali Barat

Monumen adalah suatu bukti dan simbol keagungan dari perjuangan para pejuang yang begitu gagah berani membela tanah air. Di Kabupaten Jembrana, tepatnya di tengah hutan lindung Cekik, Kel. Gilimanuk, Kec.Melaya, terdapat sebuah monumen  yang diberi nama “Monumen Operasi Lintas Laut.”

Monumen ini dibangun untuk mengenang perlawanan gigih para pejuang yang dipimpin oleh Komandan Pasukan “M” TKR Laut, Markadi, dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dilakukan pada bulan April-Juli 1946.

Begitu memasuki munumen ini, kita disuguhkan sebuah prasasti yang ditanda tangani oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI, R. Kasendra, tanggal 4 April 1988. Prasasti ini berisi pesan yang singkat “MENANG TAK DIBILANG, GUGUR TAK DIKENANG.”

Saat ini, monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali menjadi obyek wisata bersejarah yang berada di Kabupaten Jembrana Bali. Dan setiap tahunnya yaitu pada bulan April, diadakan peringatan hari Operasi Lintas Laut Jawa-Bali.

Lintas Laut 2FB

Wisata bersejarah “Monumen Operasi Lintas Laut.”

Iklan