Alam Desaku

Saat Fajar Tiba

Seperti biasa, kulangkahkan kaki menyusuri jalan kecil di kampung sawah. Kicau burung terdengar merdu, menyambut datangnya hari baru. Aku terpaku sejenak, kupejamkan mata dan kurentangkan tangan. Tenang. Sejuk. Membuat hatiku menari kegirangan.

Kabut tipis mulai tergusur oleh desiran angin yang berirama di antara padi-padi muda. Yang bersimfoni bersama datangnya fajar. Hingga saat itu, kekagumanku sulit untuk kupendam, kubidikkan mata lensa ke arah mentari yang tersipu malu, mencoba mencari celah agar ia tetap tersenyum.

Dan, Klik! Kudapatkan pose alam yang membuatku terpana, terpesona dan terkesima. Berharap keindahan ini tetap terjaga dan takkan pernah sirna.

Iklan