Interpretasi Potret Laki-laki dan Dunia Anak

Kontes foto dengan tema “Potret Laki-laki Dan Dunia Anak” telah usai. Bagi kami 126 kontestan itu adalah hal yang luar biasa. Dari hati yang terdalam, tidak henti-hentinya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada sahabat semua. Harus diakui, kami bertiga sempat bingung untuk menilai foto-foto yang sahabat kirimkan, karena semuanya bagus dan mempunyai cerita masing-masing.

Namun demikian, dalam sebuah kontes tentu harus ada yang terpilih. Kami menentukan 10 besar yang kami anggap sebagai foto terbaik dari yang baik. Menurut kami sepuluh foto tersebut mempunyai nilai yang khusus. Mulai dari ekspresi, keberanian, cerita, komposisi dan terasa enak di hati (rasa seni) dari foto itu sendiri. Seperti misalnya ke-3 foto di bawah ini.

aI 082(ketika di tinggal ibu bekerja)

Foto di atas diambil dengan menggunakan kamera ponsel BlackBerry memberikan cerita yang mendalam. Kesederhanaan dan ketulusan seorang kakek dalam menjaga cucunya sebagai wujud kasih sayang yang luar biasa. Terima kasih mbak Lies Hadie, Anda telah melihat suatu keistimewaan dalam sebuah kesederhanaan dan cinta.

 bII 019 (kasih ayah sepanjang masa)

Hasil jepretan mbak Sari dengan HP Nexian Magic seperti foto di atas, menyuguhkan karya yang luar biasa. Terlepas dari aturan sepertiga bagian dalam fotografi, foto ini mampu membuat kami tercengang. Ini wujud kalau laki-laki itu memiliki cinta dan sayang yang tulus, meskipun terkadang mereka terkesan cuek, tetapi nuraninya berselimut kasih. Selain itu, keberanian mbak Sari menunjukkan foto ini memberi nilai tambah. Terima kasih mbak, Anda telah memberikan pesan kepada kami agar tetap bersyukur atas karunia Tuhan, salam buat keluarga terkasih.

cIII 08 (My Man n My lil Girl)

Simfoni hati dua waktu, itulah yang dapat kami katakan ketika melihat foto di atas.  Hasil jepretan kamera DSLR Sony  milik mbak Ninadam membuat hati kami ikut ceria. Meskipun komposisi sepertiga bagian masih kurang pas, namun foto ini menonjolkan ekspresi anak dan bapak. Foto boleh terkesan lusuh namun cinta itu tetap membara itulah pesan dari foto mama Kay. Terima kasih mbak, sukses selalu dan salam buat keluarga tercinta.

Buat sahabat yang tidak terpilih, foto tersebut tetap memberikan cerita yang spesial bagi kami bertiga. Mari temukan kembali dunia yang ada di sekitar kita melalui seni melihat, salam fotografi dan tetap KLIK!

anak kami

Salam manis dari anak-anak kami yach (Fauzan, Olive, Agastya)

Iklan