Beranda > Kehidupan > Rahmat Dan Cikarnya

Rahmat Dan Cikarnya

Saat ibunya sibuk menyiapkan keberangkatan suaminya melaut, Rahmat duduk termenung. Ia duduk di atas cikar yang sering digunakan ibu untuk mengantar barang-barang  ke pantai. Tak sepatah kata keluar dari mulut Rahmat. Yang ia tahu sore ini ayah pergi mencari ikan dan kembali esok hari.

Saat saya mencoba mendekati bocah ini,ia kaget dan masih tetap dengan pandangan lugu penuh tanya. “Sabar dik ya, besok ayah pasti pulang membawa ikan yang banyak. Jadi adik bisa beli mainan baru, bisikku dalam hati.”

Where are you Mam?

Kira-kira, apa yang ada di benak Rahmat melihat saya memotretnya 🙂

Iklan
Kategori:Kehidupan Tag:, ,
  1. 24/02/2013 pukul 4:16 pm

    Rahmat berbisik, Om menjadi bagian orang yang berbahagia … mengabadikan keindahan ciptaNya dalam foto sama bahagianya dengan Rahmat …..

    • 24/02/2013 pukul 5:20 pm

      Terima kasih Ramat, kamu memang anak yang luar biasa…jawab Budi kembali heeee

  2. 07/02/2013 pukul 6:53 pm

    dalam benak Rahmat.. “Bisa gak ya minta soft copy-nya biar bisa di-upload di Facebook?” atau “Kalau udah di-upload, tag gue ya!” hehehe…

    • 08/02/2013 pukul 5:26 am

      Heeeee sayang rahmat masih cilik,,,coba dia udah gede pasti minta mbak yach heeee

  3. 05/02/2013 pukul 11:55 pm

    cikar itu semacam gerobak ya

  4. Ely Meyer
    05/02/2013 pukul 10:40 pm

    keren bli .. langitnya itu loh apalagi ekspresi wajahnya Rahmat 🙂

    • 06/02/2013 pukul 12:16 pm

      Terima kasih mbak…foto seorang pemula

  5. 05/02/2013 pukul 10:17 am

    Mantap fotonya, Bli.
    Mau tahu apa yang ada di benak Rahmat? Dia mengucap dalam hati, “Wah Bli Budi yang motret, aku yakin hasilnya pasti bagus dan bisa aku banggakan ke teman-temanku di sekolah”.

  6. dey
    05/02/2013 pukul 9:53 am

    ih, cuma bisik dalam hati, kenapa gak sekalia di kasih mainan baru… 😀

    foto itu bisa jadi cerita yang lebih panjang Bli …..

    • 05/02/2013 pukul 10:17 am

      Hahahahah bawa kamera, tripod udah kerepotan sekali…blm lagi bawa mainan heeeee…tapi kalau gula2 tetep bawa 🙂

      Nah itu bisa mbak tambahin heeee

      • dey
        05/02/2013 pukul 4:04 pm

        hayahhh, kok malah nyuruh aku yang nambahin.
        Keenakan punya editor pribadi ya .. 😛

        • 06/02/2013 pukul 11:26 am

          hahahahaah…yang ngerasa nich heeee

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: