Belajar Mendengarkan

Dalam hidup, perkembangan seseorang tentu tidak sama. Begitu juga dengan pengetahuan yang dimilikinya. Sangat kurang bijak, jika pengetahuan tinggi dipergunakan untuk menghakimi seseorang tanpa mau mendengarkan orang lain.

Orang bijak mengatakan “Teruslah kamu belajar dan jangan lupa untuk mendengarkan.” Saya rasa pernyataan itu sangat benar. Karena dengan belajar kita akan mengetahui banyak hal yang belum kita ketahui. Dan dengan mendengarkan ada banyak hal yang dapat kita pahami.

Mungkin juga atas dasar itulah kepala kita diberikan dua mata, dua telinga, dua lubang hidung dan satu mulut. Hal ini memberi pesan kalau pemahaman itu lebih mudah ketika kita banyak melihat, mendengar dan merasakannya akan tetapi sedikit untuk berbicara. Dan jangan pernah kaget, jika suatu ketika kita memahami sesuatu dari mendengarkan perkataan anak kecil.

Iklan

11 pemikiran pada “Belajar Mendengarkan

  1. Memang Bli, dua telinga kadang tidak cukup utk mendengarkan orang lain. Karena mendengar yg mendengarkan itu butuh keterampilan 🙂

  2. Setuju Bli, belajar berbicara dan belajar mendengarkan dengan penuh perhatian itu mungkin lebih mudah kalau kita belajar berbicara.
    Berbicara mengedepankan ego, mendengarkan mengedepankan empati.
    Dan tentu saja, lagi-lagi saya sependapat, kalau belajar itu bisa dari siapa saja, termasuk dari anak kecil seperti yang Bli tulis disini…
    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s