Skip to content

Pura Jagatnatha Jembrana

29/11/2012

Kawasan pura Jagatnatha Jembrana sering kali menjadi lokasi favorit bagi teman-teman yang gemar dalam bidang fotografi. Lokasi yang mudah dijangkau karena berada di jantung kota serta taman di kawasan pura yang apik, adalah beberapa alasan untuk dijadikan ajang pemotretan keluarga maupun pembuatan foto pre wedding.

Saya sendiri yang dengan keterbatasan waktu paling suka mendatangi kawasan pura Jagatnatha. Sambil duduk-duduk, saya memperhatikan beberapa pengunjung, siapa tahu ada yang nyasar ingin di jepret seperti beberapa foto di bawah ini.😆

23 Komentar leave one →
  1. 30/11/2012 12:39 pm

    Indah sekali pura ini, Bli…tempat suci yang dipelihara dengan hati, pasti sebuah tempat yang mengundang buat dikunjungi. Trima kasih sudah berbagi foto ya, jadi tau deh gimana sesungguhnya pura Jagatnatha Jembrana ini🙂

  2. 29/11/2012 11:41 pm

    sengaja ya nunggu cewe-cewe ya pak🙂

    • 30/11/2012 7:29 am

      xixixxi sebetulnya nunggu yang mau di potret saja mbak….mereka (ce2) itu kebetulan pingin di jepret🙂

  3. 29/11/2012 10:27 pm

    aku lebih suka ceweknya daripada tempat wisatanya🙂

  4. 29/11/2012 7:01 pm

    fotonya bli Budi selalu membuat saya terpukau..

  5. 29/11/2012 2:06 pm

    foto yang dua di atas itu kok bisa kayak lukisan ya bli … cantik sekali …. ajari aku dong motret seindah ini

    • 29/11/2012 3:57 pm

      Haaaa mbak El ini bisa saja…foto mbak El jauh lebih indah….untuk foto 1&2 saya menggunakan mode manual (komposisi menyesuaikan dengan cahaya saat itu mbak), picture stylenya landscape dg detail set : sharpness taruh di angka 7, Saturationnya naik satu ketuk, WB shiftnya saya komposisikan antara hijau dan biru. nah karena kamera yang saya miliki SLR kelas pemula 1100D tidak cukup kuat untuk mengangkat warna, beda dengan kelas prof yang dua digit atau satu digit…saya naikkan warnanya di photoshop (ctr+U) angkat saturationnya kira2 jadikan +32 itu saja mbak, kalau editing yang lain ngak berani, karena tidak diperkenankan oleh om Deniek G. Sukarya, Beliau berpesan…yang bisa diedit dalam fotografi itu croping dan saturationnya. Tapi aturan di atas tidak baku mbak…tergantung seni kita saat itu, kalau motret orang jangan saturationnya jangan diangkat, karena warna kulitnya bisa lain.

      Maaf mbak El..bukan maksud menggurui karena saya yakin mbak El jauh lebih baik dari saya,

      • Tina Latief permalink
        29/11/2012 6:28 pm

        bli budi ini sepertinya sudah diluar kepala kalau masalah fotografi..
        kalau sampeyan deket pasti sudah saya kejar buat ngajarin bli..
        saya suka dan pengen belajar fotografi..

        • 29/11/2012 8:19 pm

          Ih…Tina…ngak juga Tin…saya juga baru belajar Tin…kalau bayi baru belajar merangkak🙂

  6. 29/11/2012 10:34 am

    Kereeenn,,,, jadi pengen belajar fotografi

    • 29/11/2012 4:03 pm

      Tapi jangan belajar di saya kang…entar hasil jepretannya rusak semua…😆

  7. 29/11/2012 8:26 am

    hm.. dimana ini ya?

  8. 29/11/2012 7:48 am

    Foto 1, 2, dan 5 agaknya cukup baik menggambarkan puranya. Tapi foto 3 dan 4 nampaknya bisa dibikin di mana-mana, nggak spesifik menandakan itu dibikin di pura JagatnaFoto 1, 2, dan 5 agaknya cukup baik menggambarkan puranya. Tapi foto 3 dan 4 nampaknya bisa dibikin di mana-mana, nggak spesifik menandakan itu dibikin di pura JagatnaFoto 1,

    • 29/11/2012 4:02 pm

      Hihihi..karena ngak keliatan ciri2 puranya yach..bener sekali, itu karena saya fokus ke orangnya yang saat itu mau bertiarap-tiarap heee…terima kasih mbak Vicky

  9. 29/11/2012 6:27 am

    fotonya keren pk …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: