Kisah Lain

Bang lihat! Kupu-kupu itu begitu indah. Sayapnya yang berkilau begitu memikat, membawa ia bebas terbang ke sana- kemari, kata adik kecilku. Aku tersenyum, semuanya itu bersumber dari sebuah kepompong, kan dik? Tanyaku.

Benar bang, dari kepompong menjadi kupu-kupu. Semuanya diawali dengan suatu proses. Seperti halnya kita, yang sedang berproses untuk menjadi, jawab adikku sambil berusaha menangkap seekor kupu-kupu.

Menjadi? Menjadi apa adikku? Bisikku dalam hati. Abang hanya ingin menjalani semuanya ini seperti angin yang berbisik, seperti awan yang berarak. Tetapi kamu benar adikku, kita hidup untuk berproses. Menjalani semua ini dalam suka maupun duka, manis dan juga pahit.

Seperti kisah komunitas kecil di Jembrana. Sebuah komunitas yang menggunakan imajiner seni dalam melihat. Tidak memandang itu perlu atau tidak. Kami hanya menyadari kalau kami satu hobi, hingga kami berbalut kepompong KFJ.

Kfj

Foto Bersama Komunitas Fotografi Jembrana

Anna

Anggota Terkecil bodynya 😆

Om-Deniek.G.Sukarya

Suhunya anak-anak KFJ

Iklan