Sentuhan Wanita Dalam Dunia Laki-laki

Pekerjaan kasar yang umumnya dilakukan oleh kaum laki-laki, kini sudah tidak asing lagi dilakukan oleh kaum perempuan. Hampir semua pekerjaan laki-laki mampu dilakukan oleh perempuan yang sering disebut sebagai kaum lemah.

Demi memenuhi kebutuhan hidup, seorang nenek yang tinggal di desa pesisir pantai harus rela menggunakan tangan dan kaki rentanya untuk mendorong perahu. Tak kenal lelah, mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang dilakukan wanita yang kerap disapa bik Narti (70) warga Jembrana ini.

Dengan bermodalkan semangat, dia menunggu perahu pencari ikan yang akan menepi untuk membatu mendorongnya hingga ke daratan. Bukan pekerjaan mudah untuk wanita seusianya, namun karena ingat akan wajah kedua cucunya yang ikut membantu, rasa letih ia tepiskan dan melakoni pekerjaannya.

Usia tak menghalangi semangat nenek

Begitu juga apa yang dilakukan oleh dua orang gadis remaja di kampung saya. Saya sendiri tidak sempat menanyakan namanya, karena takut dibilang menggoda 😆 Kedua gadis ini tidak memandang pekerjaan yang dilakoninya sebagai pencuci sepeda motor.

Di usia yang masih belia, dimana gadis seusia mereka lebih doyan jalan-jalan, kedua wanita ini tetap bekerja untuk mengisi liburan sekolah. Gadis SMP ini begitu tulus dan bertanggung jawab untuk membantu kakaknya di tempat pencucian sepeda motor. Fisiknya boleh gemulai, namun semangatnya membara.

Mereka tetap semangat coy

Iklan

14 pemikiran pada “Sentuhan Wanita Dalam Dunia Laki-laki

  1. “untuk kebahagiaan, Dunia hanya menuntut kita agar menjadi seorang yang terbaik pada apa pun yang anda kerjakan, apapun profesi dan pekerjaan kita, yg penting HALAL, lakukanlah dengan penuh suka cita dan rasa bangga..”

  2. Ping balik: Sentuhan Wanita Dalam Dunia Laki-laki II « ceritabudi

  3. Wanita jaman sekarang harus segala bisa ya Bli..
    Sudah merupakan suatu tuntutan dan kebutuhan..
    Emansipasi Wanita harus,
    Tapi tanpa melupakan kodratnya , tugas Utama seorang Istri an Mama bagi anak2nya..

  4. oops untung saja waktu saya menuci motor gak difoto ya hehehe, kalau suami kerja pekerjaan laki-laki yang saya bisa saya kerjakan pak. pernah mengganti kran air, mengangkat galon air ke dispenser 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s