Skip to content

Serba Serbi Nyepi

21/03/2012

Umat Hindu akan melaksanakan perayaan hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1934 yang jatuh pada hari Jumat, 23 Maret 2012. Adapun beberapa rangkaian pelaksanaan hari Suci Nyepi adalah sebagai berikut:

Melasti

Melasti sering disebut dengan melis atau mekiis. Upacara melasti ini dilaksanakan tiga hari sebelum hari raya Nyepi. Pada upacara melasti ini dilakukan pensucian atau pembersihan segala sarana atau prasarana persembahyangan yang disakralkan seperti pratime dan pralingga. Sarana-sarana ini selanjutnya diusung ke tempat pembersihan seperti laut (pantai) atau sumber mata air lain yang dianggap suci, sesuai dengan desa (tempat), kala (waktu), patra (keadaan). Tujuan dari upacara melasti ini adalah untuk memohon Tirtha Amerta sebagai air pembersih dari Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa).

Tawur Kesanga

Tawur kesanga jatuh sehari sebelum pelaksanaan hari raya Nyepi, yaitu pada tilem kesanga. Pada upacara tawur ini dilakukan persembahan kepada para bhuta berupa caru di segala tingkatan masyarakat. Mulai dari masing-masing keluarga, banjar, desa, kecamatan dan seterusnya. Caru ini dipesembahkan agar para bhuta tidak menurunkan sifat-sifatnya pada pelaksanaan hari raya Nyepi. Sore hari biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh merupakan perwujudan Butha Kala atau simbol kejahatan yang diarak keliling lingkungan dan kemudian dibakar. Maksudnya adalah membakar segala kejahatan atau kebatilan di muka bumi. Sedangkan makna tawur atau pecaruan itu sendiri adalah untuk menyucikan bumi beserta isinya dari segala kekotoran atau penyucian mikrocosmos dan makrocosmos. Upacara tawur kesanga ini sering juga disebut dengan upacara pecaruan dan juga tergolong upacara Bhuta Yadnya.

Hari Nyepi

Hari raya Nyepi dirayakan oleh umat Hindu dengan cara melakukan Catur Bratha Penyepian. Catur bratha penyepian terdiri dari empat macam pantangan seperti; amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Hal ini dilakukan untuk mengekang hawa nafsu dan segala keinginan jahat sehingga dicapai suatu ketenangan atau kedamaian batin. Melalui ketenangan kita mampu introspeksi atas segala perbuatan pada masa lalu dan memupuk perbuatan yang baik untuk tahun berikutnya. Catur bratha penyepian ini dilakukan selama satu hari penuh pada hari raya nyepi.

Ngembak Geni

Sehari setelah hari raya nyepi dinamakan Ngembak Geni. Saat ini semua aktivitas kembali berjalan seperti biasa. Memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kebaikan pada tahun yang baru. Pada saat ini juga, umat saling bersilaturahmi dan memaafkan satu sama lainnya.

Pelaksanaan hari raya Nyepi ini harus didasari dengan niat yang kuat, tulus dan ikhlas tanpa ada ambisi tertentu. Dan didasari pada Tri Kaya Parisudha (berpikir, berkata, berbuat yang baik) dan dengan kerukunan, sehingga tidak terjadi gesekan yang mengarah kepada bentrok massal.

16 Komentar leave one →
  1. 25/03/2012 8:39 pm

    Selamat Tahun Baru Saka, Bud..

  2. 24/03/2012 9:19 am

    Biarpun terlambat, saya juga ingin mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi buat Bli Budi dan keluarga, smoga Sang Hyang Widhi senantiasa melindungi Bli dan keluarga…
    Bli nggak makan dari jam 5 pagi sampai jam 12 malam?
    Wah, hebat…saya yang puasa aja kalo udah sore suka lemes bukan main.
    Tapi memang, kuncinya adalah keikh;lasan. Kalau kita ikhlas melakukannya, pasti semua terasa lebih mudah🙂

    • 24/03/2012 12:01 pm

      Heeee mbak..kalau sampai jam segitu saya masih mampu, namun sampai paginya ngak kuat, keburu ngantuk, karena pertimbangan saya, kalau sudah kita tertidur berarti kita sudah bepergian ke alam mimpi (versi saya sendiri) meskipun ada orang lain berpuasa dengan tidur mbak heeee

  3. 22/03/2012 5:11 pm

    Wah, saya seneng banget besok Nyepi… kita jadi punya waktu untuk sendiri dan merenung… Tanpa suara-suara bising kendaraan, suara TV, dll. Coba kalo World Silent Day bisa terwujud yaa…🙂
    Btw, tulisannya bagus, Bli!

    http://life-in-bali.blogspot.com/2012/03/nyepi-balinese-day-of-silence.html

  4. 21/03/2012 6:51 pm

    Trimakasih bli ikut belajar tentang nyepi, perlambang tirtha amerthanya sangat bermakna. Selamat mempersiapkan nyepi bagi keluarga yang merayakannya

  5. 21/03/2012 4:22 pm

    Selamat Hari Raya Nyepi bagi saudara yang merayakannya…

  6. 21/03/2012 2:31 pm

    baru tau urutan acaranya pak. liburnya berapa hari kalau disana untuk meryakan nyepi?

    • 21/03/2012 9:58 pm

      kalau masalah liburnya, saya cuman dapat saat Nyepi aja mbak…kamis dan sabtunya normal, maklum padat kerja heeeee, kalau yang lain liburnya jumat sama sabtu saja

  7. 21/03/2012 1:48 pm

    Jadi mengerti step by step yang dilakukan dalam menyambut Nyepi,,
    berarti sahabat saya di dunia nyata sekarang sedang melakukan tahapan ini ya🙂

  8. 21/03/2012 12:37 pm

    terimakasih Budi sudah berbagi ttg Hari Raya Nyepi ini……
    bunda jd bisa lebih tau detail ttg ritual2 yg dilakukan oleh masyarakat Bali …

    selalu sehat ya Budi
    salam hangat utk melati mu dan anak2🙂
    salam

  9. 21/03/2012 8:36 am

    Bali yang relijius🙂 Berarti hari ini mulai melasti ya Bli? Kalau pas jatuhnya hari raya nyepi memasak makanan bagaimana? Apakah hari itu semua makanan yang disantap harus sudah dimasak pada Tawur Kesanga?

    • 21/03/2012 9:55 pm

      heee mbak pertanyaannya mulai mengarah ke prakteknya heee…

      Kalau nyepi kami memang tidak masak mbak, biasanya kami memasak jam 00:00, karena kegiatan Nyepi dimulai pukul 05:00, masakan yang dibuat juga berupa lontong atau pesor (lontong yang dibungkus dengan daun bambu) lauknya kebanyakan yang di goreng, itu persediaan untuk anak-anak, dan untuk camilannya kami membuat agar-agar, kripik dan kue-kue lainnya, itu juga untuk persediaan anak-anak, karena mereka tidak kuat puasanya..kalau saya puasanya dari pkl 05:00 sampai pkl 00:00 dini hari besoknya, udah ngak kuat heee belum mampu puasa 24 jam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: