Kepergian

Ketika saya mendekat, ternyata mereka benar-benar menangis. Sebagian dari mereka terduduk lemas, sebagian pula memandang dengan tak jelas. Tak satupun kata terucap, kecuali nyanyian-nyanyian kecil yang memilukan. Diam, ya …aku hanya terpaku, lelah, letih dan terguncang.

Bayangan mereka di tanah tak jauh beda dengan kenyataannya, dan aku berada di antara keduanya. Begitu banyak cerita yang terjadi, kupalingkan mata ke arah Bunda. Kulitnya yang keriput, masih merasakan tentang bibirnya yang bergetar saat memandang wanita paruh baya tertidur kaku. Mungkin lebih paham bagi mereka yang mengalaminya, saat ada anggota keluarga “Pulang Kampung.”

Iklan