Bajigur

Beberapa sahabat mungkin mengetahui bajigur. Kemarin sore saya mendapat kiriman bajigur dari seorang sahabat yang saya panggil mbak Dey. Menurut si pengirim, minuman legendaris khas masyarakat Sunda yang terbuat dari gula aren dan santan, akan lebih nikmat jika dicampur dengan jahe dan disajikan hangat-hangat.

Saya sendiri baru mengenal bajigur. Ternyata minuman ini membawa sensasi yang luar biasa. Saat mengalir di ruang sempit kerongkongan dan berakhir di lambung, rasa hangat menjalar ke sekujur tubuh. Dan saya sendiri hanya bisa berkata, ahhh…mmmm…mantap!

Ingin menambah sensasi baru lagi dengan dipadukan ubi, kacang, dan pisang goreng, namun tidak ada, jadi bajigur dinikmati kosongan. Meskipun si bajigur sendiri namun kehangatannya cukup membuat saya segar saat ngeblog.

Bajigur datang tidak sendiri, dia diikuti beberapa benda lain, sebuah t-shirt, buku dan kartu yang cantik. Supaya awet, bajigur dan pengikutnya saya berkaskan di Kotak Tali Asih. Kepada si pengirim, terima kasih banyak mbak, salam buat keluarga.

Iklan