Tua Muda Jadi Bingung

Ni Ketut Waning. Seorang nenek yang yang tinggal di Dsn. Dauh Marga, Ds. Delod Berawah, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana-Bali, meskipun umurnya sudah 80 tahun, masih tetap mempertahankan tradisi nikeh (membuat tikar). Itulah dasarnya kenapa saya mengikut sertakan fotonya dalam kontes yang dilaksanakan oleh ibu-ibu muda di sini dan di situ.

Kontes berjalan dengan aman, lancar dan sukses, pengumuman hasil peserta yang terpilihpun telah dipajang. Saya sendiri tidak menyangka kalau artikel saya “Perempuan Dengan Tradisi Nikeh,” masuk nominasi ke-2 dalam kontes tersebut. Terima kasih mbak.

Foto Bareng Ni Kt Waning

Sebagai wujud terima kasih saya kepada beliau, sore kemarin saya berkunjung kerumah Ni Ketut Waning sambil memberikan bingkisan sembako. Kedatangan saya ternyata cukup membuat terkejut keluarga nenek dan bertanya “Wenten napi niki pak?” (ada apa ini pak).

Dengan menggunakan bahasa daerah, saya menjelaskan kalau nenek menang dalam lomba foto di internet. Seluruh keluarga tertawa dan bilang “Dadong masuk internet” (nenek masuk internet).

Nenek malah bingung dan berkata, “Dadong sing nyak, sing bani, di rumah dogen” (nenek tidak mau, tidak berani, di rumah saja). Saya bingung harus menjelaskan bagaimana.

Syukurlah ada pihak keluarga yang menjelaskan, sehingga nenek bisa mengerti. Kurang lebih 2 jam saya berbincang sambil menikmati segelas kopi hitam, sayapun pamit pulang. Dalam perjalanan saya tertawa sendiri, ternyata tua dan muda sama-sama bingung. Nenek bingung masuk internet, saya bingung menjelaskan dengan bahasa daerah, apa itu internet.

Iklan