Beranda > Kehidupan > Berguru Dengan Sepi

Berguru Dengan Sepi

Sepi, pada saat tertentu  kadang kita merasakan sepi. Jika diartikan sepi itu apa,  tentu kita jawab sunyi atau lengang. Lalu jika kita bertanya kembali siapakah sepi itu? Jika sepi+a, maka ia menjadi “sepia.” Dan jika sepia+ni, maka ia menjadi “sepiani.” Dengan tambahan tersebut akan terbentuk sebuah nama.

Kembali lagi kepada pertanyaan di atas, siapakah sepi itu? Jika orang bisa merasakan sepi, berarti orang itu masih hidup. Mungkin bisa dikatakan sepi adalah hidup. Terkadang tanpa kita sadari kita malah mencari sepi itu sendiri. Inspirasi muncul karena dia berguru kepada sepi sehingga menghasilkan daya cipta dan karya. Kepompong berguru kepada sepi untuk bisa menjadi kupu-kupu dan saya menjadikan sepi sebagai guru untuk bisa menulis tentang sepi.

Sepi yang kita rasakan jangan sampai menjadikan kita putus asa, namun kita  membutuhkan sepi untuk memotivasi dan introspeksi diri sehingga bisa bangkit kembali dari apa yang telah terjadi.

Iklan
Kategori:Kehidupan Tag:, , ,
  1. 09/01/2012 pukul 10:15 am

    apa saya terbawa cinta yang hilang di ambil orang hinga saya bengong jadinya

  2. 09/01/2012 pukul 10:11 am

    bengong mau apa dan apa

  3. 25/11/2011 pukul 12:22 pm

    Betul, kadang-kadang kita perlu sepi untuk introspeksi…
    Ehm, kalo nge-blog juga suasana di rumah saya harus sepi, Bli. Kalo lagi rame, nggak bisa konsentrasi…hehe

    • 25/11/2011 pukul 3:05 pm

      Heeeee bener mbak…kalau saya mah…ngeblog ngarus sepi, lo rame mah buyarrrrrrr

  4. 09/11/2011 pukul 4:13 pm

    sepi, membuat waktu bisa diputar, mundur ke belakang 🙂

    • 25/11/2011 pukul 3:03 pm

      Sambil menikmati apa yang terjadi mbak yach….

  5. 09/11/2011 pukul 9:30 am

    sepi = sepia…
    jadi pengen nyanyi,,,
    *sephia..jangan pernah panggil namaku,,jika kita bertemu lagi,,di lain hari,,,,*

  6. 08/11/2011 pukul 9:57 pm

    Ada juga orang yang membutuhkan suasana sepi untuk membangkitkan inspirasi, termasuk belajar agar yang dipelajari bisa merasuk dengan baik.

    • 25/11/2011 pukul 3:01 pm

      nah kalau saya pas sekali heeeee

  7. iam
    08/11/2011 pukul 9:07 pm

    Iya, sepi itu terkadang memberi inspirasi. Kayak nyari ide untuk postingan di blog, pasti butuh tempat sepi biar bisa konsen nulis 😀

    • 25/11/2011 pukul 3:01 pm

      Sepi dengan camilan pasti enak ych heeee

  8. 08/11/2011 pukul 8:33 pm

    Sepi ku kemarin sudah di potong pakai qurban 😆 ups …. salah. kirain ini ngomongin sapi bagiku sepi itu bermakna dua bagi yang merasakan dan menikmati. Karena sepi itu bisa menyenangkan dan bisa juga membuat sumpek. Tapi bagiku sendiri, sepi itu menyenangkan :mrgreen:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • 25/11/2011 pukul 3:00 pm

      Tidak jauh beda dengan diriku kang heeee

  9. 08/11/2011 pukul 7:58 pm

    Sepi itu enak untuk fokus dan konstentrasi untuk belajar. 😀

    • 25/11/2011 pukul 2:59 pm

      Kalau rame malah bingung heeeee

  10. 08/11/2011 pukul 6:37 pm

    terkadang sepi bisa membuat kita mawas diri dan selalu mengingatNya..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: