Info Mudik, Kecelakaan Maut di KM 124-125

Geliat arus mudik di jalur utara (Denpasar-Gilimanuk) mulai terasa. Pantauan di beberapa titik wilayah Jembrana ada peningkatan volume kendaraan, yang didominasi oleh kendaraan roda dua. Arus kendaraan mulai ramai sekitar pukul 04.00 s.d. 06.00 wita. Namun demikian, belum ada pengalihan arus maupun antrean di pelabuhan Gilimanuk.

Seiring dengan itu, kecelakaan lalu lintas berpontensi meningkat. Hal ini dikarenakan kurang hati-hatinya para pemudik dalam berlalu lintas di jalan raya. Seperti yang terjadi Rabu kemarin (24/8/2011) pukul 05.30 wita di jalan umum cekik Km 124-125.

Kecelakaan maut ini terjadi antara sepeda motor DK6759IP dikendarai oleh pemudik Muhamad Taufik (26) dari Segobang, Banyuwangi yang membonceng istrinya Yayuk Supriyanti (26) dengan truk tidak dikenal. Saat kecelakaan terjadi, sepeda motor beriringan dari timur menuju arah Gilimanuk. Saat bersamaan, kendaraan di depannya mengurangi kecepatan, sehingga pengendara sepeda motor DK6759IP tidak bisa menguasai kendaraan dan mengambil haluan terlalu ke kanan.

Saat itu istrinya terjatuh. Pada saat bersamaan datang truk dari arah berlawanan (barat) sehingga korban terlindas truk. Akibat kecelakaan tersebut, korban Yayuk Supriyanti perutnya hancur dan meninggal di TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Demi keselamatan, mari kita laksanakan mudik dengan hati-hati dan penuh kesabaran. Tiada guna hadiah yang mewah jika hanya memberikan deraian air mata. Mari kita berikan senyum bagi keluarga dengan tiba dalam keadaan selamat di tempat tujuan, karena itu adalah kado terindah.

Iklan