TSK : Tentang Sebuah Kerjasama

Saat Budi menonton film.

Tersebut sebuah kerajaan yang begitu terkenal. Prajuritnya begitu lengkap, dari pasukan berjalan kaki, pasukan berkuda, pemanah sampai dengan telik sandi yang handal menambah ketenaran kerajaan tersebut. Pasukannnya sangat ditakuti musuh dan disegani kawan.

Sang Raja akan dapat menjalankan tugasnya jika elemen kerajaan bersatu padu dalam membangun kerajaan itu sendiri, baik patihnya, senopati, prajurit dan rakyat. Ketika terjadi suatu penghianatan oleh satu pihak, ย kerajaan itu runtuh, kekacauan ada dimana-mana, ujung-ujungnya rakyat yang menderita.

Beranalogi yuk.

Begitu juga dengan tubuh kita, tidak ubahnya seperti sebuah kerajaan. Saat lidah kita tidak terkendali dan merasa iri dengan kekuatan tangan, kekokohan kaki maupun kemampuan tubuh yang lain, ia akan melakukan tindakan provokatif untuk mengajaknya berhenti bekerja.

Saat semua termakan hasutan si lidah kecuali jantung dan paru-paru, maka akan terjadi keganjilan, lidah kelu, tangan kaku, kakipun lumpuh dan badan panas. Jika hal itu terjadi diperlukan kesigapan seorang raja dalam hal ini otak untuk berbicara dengan penasehatnya yaitu hati.

Otak dan hati harus saling menyelaraskan diri untuk memecahkan permasalahan yang ada. Mengajak semua komponen tubuh duduk bersama dan memberi penjelasan kalau kita tidak bisa hidup tanpa bantuan dan peran serta pihak lain.

Kesimpulan.

Tugas boleh saja berbeda namun memiliki satu tujuan yang sama yaitu hidup. Dalam satu kesatuan yang tidak terpisahkan diperlukan kerjasama yang tulus tanpa ada rasa iri maupun dengki dan memiliki kesadaran kalau kita berbuat untuk kepentingan bersama.

Iklan