Skip to content

Pancasila Sebagai Dasar Negara

26/04/2011

Pancasila merupakan Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Panca mengandung arti lima dan sila itu sendiri adalah dasar. Karena perkembangan jaman atau memang kita yang kurang menghayati dari Pancasila itu sendiri, sehingga kita lupa akan bunyi dan lambang tiap sila dari Pancasila.

Lagu barat, nama artis, bahkan isi sebuah novel dengan mudah kita menghafalnya. Lalu bagaimana dengan Pancasila? Dalam acara kuis satu lawan seratus, saya sedih melihatnya. Karena ada diantara kita yang tidak ingat akan lambang sila kedua dari pancasila yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab.

Pancasila memiliki 45 butir nilai pedoman penghayatan dan pengamalan. Sila kesatu, Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan bintang berwarna kuning keemasan memiliki 7(tujuh) butir penghayatan dan pengamalan, sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab dilambangkan dengan rantai baja memiliki 10(sepuluh) butir penghayatan dan pengamalan, sila ketiga, Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin memiliki 7(tujuh) butir penghayatan dan pengamalan, sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng memiliki 10 (sepuluh) butir penghayatan dan pengamalan dan sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dilambangkan dengan padi dan kapas memiliki 11(sebelas) butir penghayatan dan pengamalan.

Tetaplah mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan jangan pernah berpikir untuk menggantinya. Bagaimana kita bisa menghayati dan mengamalkan, sedangkan bunyinya saja kita lupa-lupa ingat. Membeli novel yang harganya ratusan ribu kita berani, kenapa membeli buku butir-butir Pancasila yang harganya lima ribu rupiah kita tidak berminat?

*Jangan sia-siakan pengorbanan para Pahlawan Bangsa.

22 Komentar leave one →
  1. 27/04/2011 10:07 pm

    Betul banget, kalau bukan kita bangsa Indonesia, siapa lagi yang akan menghargai sekaligus menerapkan nilai-nilai Pancasila?
    Keprihatinan yang seringkali saya rasakan…

  2. 27/04/2011 7:33 am

    duh jadi inget waktu sekolah…
    ampe di tes segala..
    deg2an ..!!

    Sila-silanya masih inget Bli,cuma butir2 nya sedikit ingetnya hahha..
    yang penting kita menjalankan dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari..
    Nah itu dia kadang hal2 kecil,suka lupa padahal 5000 yah..hiks,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: