Kacang Ijo Satu Sendok

Pagi itu. Budi melirik Alba tipis ditangan kiri, ah..aku terlambat, keluhnya. Dengan tergesa Budi menghidupkan motor bututnya, setengah berteriak ia memanggil Melati, “Ma papa berangkat dulu ya.” Saat itu Melati sedang membujuk si kecil yang rewelnya minta ampun. “Lo…papa mau jalan ya, kacang ijo satu sendoknya mana.”

Kurang jelas apa yang dimaksud Melati, karena sudah terlambat, dengan enteng Budi berkata, “Ia nanti beli di warung, daaaa mama.” Motor Budi melaju dengan cepat. Sementara Melati hanya geleng-geleng kepala.

Tiga puluh menit Budi sudah tiba di tempat kerja. Benar saja, acara pelantikan temannya segera dimulai, iapun masuk ruangan dan meletakkan si Toshi di meja kerja. Semetara si Berry ia letakkan di laci,takut kalau si Berry dibawa, mengganggu pelaksanaan pelantikan.

Ketika acara pelantikan selesai, Budi masuk ruangan kerja dan mengambil si Berry, ternyata sudah ada pesan masuk, begitu dibuka, pesan itu dari Melati, Papa sayang, tadi lupa kacang ijo satu sendoknya yach?

Kurang paham apa yang dimaksudkan oleh Melati, Budi mengirim pesan, kacang ijo satu sendok itu apa sich ma? Melati membalas sms, Kacang Ijo Satu Sendok itu coba papa baca huruf depannya aja, bunyinya KISS kan?

Ah…Budi tepok jidat, ternyata Kacang Ijo Satu Sendok yang dimaksudkan Melati adalah KISS. Satu kecupan saat suami berangkat kerja akan memberikan makna dan kesan yang luar biasa.

Iklan