Beranda > Kehidupan > Pecandu Narkoba, Mereka Haus Perhatian

Pecandu Narkoba, Mereka Haus Perhatian

Narkoba. Mahluk  ini ibarat Tsunami yang melanda kehidupan masyarakat. Meskipun berat namun kita harus melakukan perang terhadap narkoba. Kenapa saya katakan berat? Kita pasti semua sudah mengetahuinya, bagaimana peredaran narkoba itu merambah kehidupan sosial masyarakat akhir-akhir ini.

Banyak kepala dan tangan yang bermain, mereka hanya mencari keuntungan semata. Namun saya hanya tertuju pada saudara kita yang menjadi korban narkoba, apakah itu merupakan aib? Meskipun itu sudah terjadi namun jangan mengatakan sebagai aib.

Banyak orang tua atau keluarga yang merasa malu jika ada salah satu keluarga mereka menjadi pecandu narkoba. Namun demikian, bukan berarti kita harus mempertahankan stigma tersebut. Karena hal ini akan membuat tertutupnya pintu masa depan bagi pecandu itu sendiri.

Cobalah kita berbagi informasi diantara sesama, kita harus berani akan suatu keterbukaan jika ada salah satu keluarga kita yang terlibat narkoba, sehingga kita saling bekerja sama untuk mencabut akar permasalahan itu sendiri.

Lalu bagi kita yang keluarga tidak ada riwayat narkoba, janganlah seperti tidak mau tau atau masa bodo, janganlah menggunjingkan mereka yang terlibat narkoba. Karena biar bagaimanapun narkoba itu datang tidak mengenal siapa diri kita.

Saya mengatakan demikian bukan berarti saya sok menggurui atau berusaha untuk memberikan suatu pelajaran, sama sekali tidak. Kita semua mempunyai peran masing-masing untuk memerangi narkoba, tapi bukan berarti kita harus memusuhi mereka yang pemakai, mereka hanya korban dan butuh perhatian kita semua selaku keluarganya.

Kepada saudaraku yang pemakai narkoba, kebahagiaan itu bukan ada pada barang tersebut, namun kebahagiaan itu ada pada saat keselarasan antara pikiran, perkataan dan perbuatan, say no to narkoba.

Iklan
  1. 25/03/2011 pukul 8:48 pm

    dan, karena uangyg beredar krn narkoba ini sedemikan banyaknya,
    kabarnya hingga mencapai trilyunan ya Budi?
    maka, sangat sulit utk menumpasnya .
    jadi, marilah kita menjauhi barang haram ini, dari kehidupan kita dan anak cucu kita kelak
    salam

    • 26/03/2011 pukul 6:07 pm

      Benar Bunda, saling kerjasama dan keterbukaan diantara sesama keluarga akan mampu mengatasinya ya Bunda

  2. 25/03/2011 pukul 5:59 pm

    Say no to narkoba…
    Setuju banget!
    Kebahagiaan itu ada di hati dan pikiran, bukan di obat-obat terlarang.

  3. 25/03/2011 pukul 11:50 am

    Narkoba = Musuh bersama
    Korbannya = Butuh teman (maksudnya butuh didengarkan kenapa dia pake narkoba, trus butuh perhatian, seperti yg Bli bilang, dan butuh disemangati biar cepet sembuh)

    Gitu kan Bli? Salam hangat;

    • 26/03/2011 pukul 6:06 pm

      Mari berantas Narkobanya dan lindungi keluarga kita

  4. 24/03/2011 pukul 10:37 pm

    ehh..baru Ngeh..
    ternyata yang mpunya blog ini bli tho..hihih

    Semoga di jauhkan dari NARKOBA ..!!
    bukan begitu Bli..

    • 25/03/2011 pukul 7:56 am

      Heeee maaf mbak yach…..tapi kayaknya kan udah terang benderang ada log fbnya heee

  5. Deny Setiyadi
    24/03/2011 pukul 10:31 pm

    Betul sekali, kita harus memperhatikan mereka, bukan menjauhinya. Terutama mereka yang benar-benar ingin sembuh dari Narkoba. 🙂

    Salam kenal.

    • 25/03/2011 pukul 7:55 am

      Saling memberi motivasi satu sama lainnya, salam kenal kembali sobat

  6. 24/03/2011 pukul 9:38 pm

    benar pecandu naarkoba butuh perhatian

    • 26/03/2011 pukul 6:09 pm

      Saling mendukung satu sama lainnya ya sobat

Comment pages
  1. 23/02/2012 pukul 2:09 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: