Skip to content

Tetanggaku Janda

22/03/2011

Menyandang status janda tidaklah mudah. Tidak ada wanita yang menginginkan status ini, namun ketika itu terjadi maka tanggapan miring/stigma negatif harus ia hadapi dalam lingkungan masyarakat maupun kerja.

Ia harus menghadapi persoalan hidup sendiri, dari mencari nafkah, mengurusi anak, belum lagi mendapat sindiran dan sering dicemooh oleh ibu-ibu lain, bilang ini dan itu, tukang goda suami oranglah, padahal suaminya yang tukang goda janda.

Adapula dari beberapa laki-laki, memandang janda itu sebagai wanita yang mudah untuk dibujuk dan nakal. Fenomena sosial seperti ini sering dialami oleh saudara kita yang menyandang status janda.

Masih banyak lagi kegetiran lain yang dialami oleh wanita yang menyandang gelar janda. Kita hanya melihat status dia tanpa pernah tau, kalau sesungguhnya status janda yang dialaminya suatu keterpaksaan.

Mengapa kita selalu memojokkan status janda dan menganggap lebih rendah dari  mereka yang mempunyai suami? Mengapa pula setiap tindakan yang dia lakukan kita tafsirkan sebagai kepalsuan, hanya untuk menggoda kaum laki-laki?

Ah… ini hanya sekedar cerita saat melihat tetangga saya yang berstatus janda, sering di gunjingkan orang di warung, hanya karena dia ramah bertegur sapa, hanya karena ia lebih cantik dan seksi.

32 Komentar leave one →
  1. Dedi permalink
    01/03/2012 6:21 pm

    Aq mrasa tdk tega dgn seseorg yg mempunyai status janda,memang smua it tdk diinginkn sblmnya sungguh tak kusangkah jika seseorg yg mengucilkan krn statusnya,ap dy tdk mrskn btpa sktnya dicemooh dan dpandang sblh mata,sebaiknya kita hrus bner2 SADAR bahwa kita sesama manusia sosial,aq hrp stigma it segera cepat menghilang dan kita bs hdp dgn damai

  2. 25/03/2011 8:55 pm

    bagi seorang wanita utk menyandang status janda pastilah tidak mudah,
    baik menjanda karena ditinggalkan mati maupun karena perceraian hidup.

    masih seringnya pandangan masyarakat yg miring ttg status ini, mungkin krn beberapa gelintir janda saja yg kurang pantas membawakan diri dlm masyarakat.
    dan, yg lebih mengherankan adalah sikap sesama wanita pd janda2 (terlebih yg msh muda dan sexy pulak)
    padahal banyak dr mereka yg hrs berjuang berat utk hidupnya😦
    kayaknya kudu ada perkumpulan janda2 utk bisa ‘melawan’ fenomena yg terlanjur menganggap miring status janda ini🙂
    salam

    lho kok?ternyata komenku panjang amat yaak😀😀
    maaf ya Budi……😀😀

  3. 25/03/2011 11:42 am

    Di tempat saya ada pola pikir yg seperti itu tentang janda.. Hmmm, semoga nantinya pikiran kolektif yg seperti ini lambat laun bisa terkikis..

    Ohya Bli, selamat ulang tahun ya (22 Maret), maaf telat;

  4. 24/03/2011 2:32 pm

    menjanda adalah pilihan ya bli…
    mungkin tetangganya hrs lebih banyak belajar mengartikan lebih baik terhadap janda …
    salam bli,,,

    • 24/03/2011 5:09 pm

      Saya sendiri juga bingung dengan stigma yang dialami oleh para janda,,,,,semoga ia bisa lebih baik

  5. 23/03/2011 12:09 am

    janda/duda mah bukan sebuah aib untuk dicemooh atau dikucilkan.. itu hanyalah sebuah takdir yang mau tak mau memang harus mereka sandang, itulah kenapa para janda/duda disarankan untuk segera menanggalkan status2 mereka ketika mereka sudah mendapatkan pengganti mereka, agar terhindar dari fitnah..

    • 24/03/2011 5:08 pm

      Masih trauma dengan masa lalu, dan masih membutuhkan sedikit waktu untuk bisa diterima kembali

  6. 22/03/2011 11:54 pm

    Jam dindingku menunjukan pk. 11.55 pm. Maaf tak ada hubungannya dg tulisan di atas.

  7. 22/03/2011 10:59 pm

    emang ada yah janda karena “tidak terpaksa”:mrgreen:

    Numpang lewat ah bli🙂

Trackbacks

  1. Membuat Halaman Blogroll di Wordpress « Alamendah's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: