Langsung ke isi

Menangkap Cendrawasih

13/08/2012

Semalam saya dirayu oleh Cendrawasih. Dengan bisikan-bisikan mautnya, akhirnya mereka berhasil meluluhkan hati saya. Meskipun malam dan pencahayaan kurang, tidak jadi masalah, toh itu akan membuat gemulai Cendrawasih semakin romantis.

Kelincahan para penari Cendrawasih ini cukup membuat saya kelimpungan. Namun demikian, akhirnya saya dapat membidik beberapa kali, meskipun kurang sempurna. Filosofi Tari Cendrawasih menggambarkan tentang kelincahan dan keindahan burung Cendrawasih yang ada di Indonesia bagian timur (Irian Jaya).

Sesuai yang disampaikan oleh pembawa acara, tari Cendrawasih diciptakan tahun 1988 oleh Niluh Swasthi Wijaya, sementara penata tabuhnya I Wayan Beratha dan I Nyoman Widha.

Tatapan Tajam

Tatapan Cendrawasih

Kepak sayap cendrawasih

Gemulai Sepasang Cendrawasih

Irama Cendrawasih

Kepakan Sayap Sepasang Cendrawasih

About these ads
22 Komentar leave one →
  1. Iftah Kurniawan permalink
    14/10/2012 10:44 pm

    like

  2. 18/08/2012 11:39 pm

    Ini tari Tradisional kontemporer ya …
    Salam kenal :)

  3. 18/08/2012 10:23 am

    Wah baru tau nih… tari tentang Cendrawasih tapi dari Bali ya. Keren!

  4. 17/08/2012 11:59 am

    kok pas man moto pregina nak sedeng nyeledet..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: