Langsung ke isi

Kebahagiaan Adalah Sebuah Keputusan

29/06/2012

Kebahagiaan team Italia tidak terlepas dari keberhasilan Mario Balotelli dan kiper sekaligus kapten Buffon, namun Italia juga harus berterima kasih kepada pelatih Cesare Prandelli, maupun seluruh team. Cesare Prandelli begitu jitu memasang formasi 4-3-1-2, sementara pemainnya tampil luar biasa dalam ajang semi final Piala Eropa 2012, saat bertemu Jerman Jumat (29/6) dini hari . Sehingga hasil akhir, Italia berhasil menggilas Jerman dengan skor 2-1. Apakah kebahagiaan Italia cukup sampai segitu saja?

Ilustrasi di atas mungkin sebagai gambaran, kalau kebahagiaan memang tidak bisa kita ukur atau takar dengan sesuatu yang pasti. Setiap orang mempunyai timbangannya masing-masing. Dan Itu semua tergantung dari keputusan hati kita. Begitu juga kebahagiaan bukan sekedar dari suatu keberhasilan atau kesuksesan saja, tetapi juga saat kita mampu untuk menolong orang lain. Pertanyaannya, kapankah kita terakhir kali menolong orang?

About these ads
5 Komentar leave one →
  1. 01/07/2012 10:14 pm

    bahagia saya dan orang lain berbeda ya pak

  2. 30/06/2012 6:48 am

    menolong orang nggak harus dibilang bilang khan bli ^_^

    • 30/06/2012 6:54 am

      Betul sekali mbak Ely, pertanyaan di atas cukup di tujukan ke nurani, untuk sebisa mungkin menolong orang.

  3. 29/06/2012 10:28 pm

    Yang teringat malah kapan terakhir saya ditolong orang :D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: