Langsung ke isi

Jadikan Buku Sebagai Kado

24/05/2012

Di dunia perblogeran atau bahasa kampungnya blogosphere, buku sebagai kado itu sudah sering terjadi, bahkan menjadi suatu tradisi. Hal ini melukiskan kalau buku mengandung nilai simbolis yang luar biasa. Tradisi memberikan kado/hadiah/kenang-kenangan sebuah buku seolah mengekspresikan betapa eratnya hubungan yang terjadi antara yang memberi maupun yang menerima. Apalagi buku yang diberikan menorehkan kesan yang mendalam saat membacanya.

Namun demikian banyak di antara kita yang belum terbiasa memberikan kado/hadiah/kenang-kenangan berupa buku, entah itu dalam momen perayaan ulang tahun, maupun momen-momen tertentu lainnya. Uang, HP, perhiasan, sepeda, mobil menjadi pilihan yang istimewa dalam momen semacam itu.

Justru di era informasi seperti sekarang ini, dimana informasi sebagai inspirasi penambah wawasan yang sejajar dengan sumber daya lainnya, minat membaca masyarakat kita semakin menurun. Mereka lebih gemar dengan game online atau ber-haha-hihi dengan HP.

Dalam kondisi yang memprihatinkan seperti sekarang ini, memberikan kado berupa buku akan menjadi makna yang berbeda dan mempunyai dampak ganda. Dan tidak ada salahnya jika tradisi ini dilakukan secara konprehensif untuk dijadikan sebagai suatu gerakan. Sehingga membangkitkan kembali minat baca masyarakat.

About these ads
13 Komentar leave one →
  1. 30/05/2012 6:03 pm

    cucok…sekalee…kalau kasih buku itu bikin kita jadi rajin baca…..beberapa hadiah malah belum dibuka tuh plastiknya……..hehehehehe

  2. 30/05/2012 11:10 am

    Betul Bli, memberi buku sebagai kado memang akan lebih membuka wawasan orang yang kita beri buku itu. Dengan syarat, orang itu harus senang membaca :)
    Kendala memberi buku sebagai kado buat orang yang seneng baca adalah sering sekali saya punya buku dobel karena sudah terlanjur beli sendiri…solusinya tentu saja buku itu saya berikan lagi pada orang lain yang seneng baca dan belum punya buku dimaksud :)

  3. 25/05/2012 6:01 pm

    setuju, Mas. Dengan menjadikan buku sebagai kado, secara tidak langsung kita mengajaknya untuk gemar membaca karena sungguh tiada merugi orang yang gemar membaca, mengambil pelajaran dari setiap kejadian, membaca pelajaran yang tak selamanya berupa tulisan.

    • 26/05/2012 5:34 am

      Mengambil segala sesutu yang belum bahkan tidak pernah kita ketahui kang yach…trims kang

  4. Sofyan permalink
    25/05/2012 3:49 pm

    Membaca adalah belajar, dan dengan buku kita belajar :)

  5. 25/05/2012 10:31 am

    Dulu waktu anak2 masih kecil, tiap diundang ulang tahun, aku membungkuskan buku cerita atau pengetahuan sebagai kado Bli..Sekarang setelah mereka besar, mereka cari sendiri untuk kado teman2nya..Sementara kalau untuk nikahan pengen juga ngasih kado buku berkenaan dng rumah tangga misalnya. Namun di undangan sudah tertulis bahwa tanpa mengurangi rasa hormat, sebaiknya tanda kasih berupa angpao saja hehehe,…

    • 26/05/2012 5:33 am

      Hahahaah undangannya untuk mengembalikan biaya yang dikeluarkan, bisa dijadikan bisnis kita undang orang sebanyak-banyaknya, meskipun ngak kenal heee

  6. 24/05/2012 11:25 pm

    Hihi aku juga kalau ngasih temen hadiahnya buku. Dan nggak pernah surprise, karena pasti kutelpon dulu maunya buku apa hihihi xD

  7. 24/05/2012 8:23 pm

    Buku memang andalan saya kalau buat ngasih kado. Siapapun saya kasih buku, termasuk ibu mertua, hehehe …

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: