Jadikan Buku Sebagai Kado
Di dunia perblogeran atau bahasa kampungnya blogosphere, buku sebagai kado itu sudah sering terjadi, bahkan menjadi suatu tradisi. Hal ini melukiskan kalau buku mengandung nilai simbolis yang luar biasa. Tradisi memberikan kado/hadiah/kenang-kenangan sebuah buku seolah mengekspresikan betapa eratnya hubungan yang terjadi antara yang memberi maupun yang menerima. Apalagi buku yang diberikan menorehkan kesan yang mendalam saat membacanya.
Namun demikian banyak di antara kita yang belum terbiasa memberikan kado/hadiah/kenang-kenangan berupa buku, entah itu dalam momen perayaan ulang tahun, maupun momen-momen tertentu lainnya. Uang, HP, perhiasan, sepeda, mobil menjadi pilihan yang istimewa dalam momen semacam itu.
Justru di era informasi seperti sekarang ini, dimana informasi sebagai inspirasi penambah wawasan yang sejajar dengan sumber daya lainnya, minat membaca masyarakat kita semakin menurun. Mereka lebih gemar dengan game online atau ber-haha-hihi dengan HP.
Dalam kondisi yang memprihatinkan seperti sekarang ini, memberikan kado berupa buku akan menjadi makna yang berbeda dan mempunyai dampak ganda. Dan tidak ada salahnya jika tradisi ini dilakukan secara konprehensif untuk dijadikan sebagai suatu gerakan. Sehingga membangkitkan kembali minat baca masyarakat.
cucok…sekalee…kalau kasih buku itu bikin kita jadi rajin baca…..beberapa hadiah malah belum dibuka tuh plastiknya……..hehehehehe
Betul Bli, memberi buku sebagai kado memang akan lebih membuka wawasan orang yang kita beri buku itu. Dengan syarat, orang itu harus senang membaca
Kendala memberi buku sebagai kado buat orang yang seneng baca adalah sering sekali saya punya buku dobel karena sudah terlanjur beli sendiri…solusinya tentu saja buku itu saya berikan lagi pada orang lain yang seneng baca dan belum punya buku dimaksud
Nah…itu bijak banget mbak..
setuju, Mas. Dengan menjadikan buku sebagai kado, secara tidak langsung kita mengajaknya untuk gemar membaca karena sungguh tiada merugi orang yang gemar membaca, mengambil pelajaran dari setiap kejadian, membaca pelajaran yang tak selamanya berupa tulisan.
Mengambil segala sesutu yang belum bahkan tidak pernah kita ketahui kang yach…trims kang
Membaca adalah belajar, dan dengan buku kita belajar
Apalagi sofyan yang rajin banget yach
Dulu waktu anak2 masih kecil, tiap diundang ulang tahun, aku membungkuskan buku cerita atau pengetahuan sebagai kado Bli..Sekarang setelah mereka besar, mereka cari sendiri untuk kado teman2nya..Sementara kalau untuk nikahan pengen juga ngasih kado buku berkenaan dng rumah tangga misalnya. Namun di undangan sudah tertulis bahwa tanpa mengurangi rasa hormat, sebaiknya tanda kasih berupa angpao saja hehehe,…
Hahahaah undangannya untuk mengembalikan biaya yang dikeluarkan, bisa dijadikan bisnis kita undang orang sebanyak-banyaknya, meskipun ngak kenal heee
Hihi aku juga kalau ngasih temen hadiahnya buku. Dan nggak pernah surprise, karena pasti kutelpon dulu maunya buku apa hihihi xD
Nah itu berarti memberikan sesuai harapan ya Una
Buku memang andalan saya kalau buat ngasih kado. Siapapun saya kasih buku, termasuk ibu mertua, hehehe …
Tinggal saya menunggu kiriman heee